Kenangan Anies Baswedan dan Saleh Husin terhadap Sosok Fahmi Idris
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri acara pemakaman politikus senior Partai Golongan Karya (Golkar), Fahmi Idris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/230522-Anies-Baswedan.jpg)
Sel plasma menghasilkan antibodi yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman.
Sel plasma normal ditemukan di dalam sumsum tulang dan merupakan bagian sistem imun yang penting.
Selain sel plasma, sumsum tulang juga memproduksi sel-sel khusus yang membangun jenis sel darah lainnya.
Biasanya penyakit ini berisiko dialami kelompok usia diatas 65 tahun. Akan tetapi penyakit ini juga bisa menyeranga kelompok umur 20 tahun.
Tidak seperti kanker lainnya, myeloma tidak memiliki gejala seperti benjolan atau tumor.
Berikut adalah gejala kanker darah myeloma yang khas seperti Anemia, sering mengalami perdarahan dan memar, gangguan tulang dan kalsium sehingga menyebabkan tulang mudah patah, rentan mengalami infeksi, gangguan atau kerusakan ginjal, kaki bengkak.
Dalam artikel Mayoclinic, hingga saat ini myeloma merupakan kanker yang tidak dapat disembuhkan. Tipe kanker darah yang bisa diobati namun sewaktu-waktu bisa kambuh, sehingga memerlukan perawatan tambahan.
Disebutkan, ada berbagai pilihan perawatan yang bisa meningkatkan kualitas hidup pasien yakni, imunoterapi, kemoterapi, kortikosteroid, transplantasi sumsum tulang, dan terapi radiasi. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies Baswedan dan Saleh Husin Kenang Sosok Fahmi Idris: Kami Kehilangan Senior dan Sahabat