Tak Hanya Orang Dewasa, Anak-anak Juga Rentan Kena Kolesterol
Kolesterol adalah jenis lipid khusus yang disebut steroid, suatu lipid yang memiliki struktur kimia empat cincin atom karbon.
Di dalam masyarakat juga terdapat anggapan jika risiko tinggi kolesterol meningkat kemungkinan mengalami diabetes melitus tipe-2.
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, dr. Indra Wijaya anggapan ini adalah fakta.
"Jadi kolesterol tinggi itu atau lemak darah itu berputar di dalam pembuluh darah dan bisa menyumbat dimanapun atau menempel dimanapun," tuturnya.
Pasalnya kolesterol bisa menempel di otak, dimana jika terlalu banyak sumbatan menyebabkan seseorang mengalami stroke.
Apabila terjadi sumbatan cukup banyak di organ jantung bisa menyebabkan serangan jantung koroner.
Sementara jika terjadi sumbatan di organ hati menjadi perlemakan hati.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, dr. Indra Wijaya menambahkan jika terjadi di pankreas disebut sebagai fatty pankreas.
Diketahui jika pankreas adalah organ yang mengatur gula darah terkait dengan penyakit diabetes.
Apabila fatty pancreas atau pankreas diselimuti oleh banyak lemak akan menyebabkan gangguan metabolisme glukosa atau gula darah yang akhirnya menyebabkan kencing manis atau diabetes melitus tipe 2.
Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, dr. Indra Wijaya dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Ayo Sehat edisi 07 Mei 2022. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Tak Hanya Orang Dewasa, Anak-anak Juga Perlu Khawatir Mengalami Kolesterol Tinggi, https://health.tribunnews.com/2022/05/13/tak-hanya-orang-dewasa-anak-anak-juga-perlu-khawatir-mengalami-kolesterol-tinggi?page=2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-Kolesterol.jpg)