Konflik Rusia vs Ukraina
Bantu Ukraina: AS Pasok Radar Anti-Pesawat hingga Rudal Anti-Tank
Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini. Militer AS telah mengirimkan senjata untuk Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/040522-Rudal-Javelin.jpg)
2. Tragedi Odessa 2 Mei 2014 Titik Balik Pertumpahan Darah di Ukraina
Asap tebal terlihat di atas gedung-gedung selama kunjungan Menteri Luar Negeri Yunani ke pelabuhan Laut Hitam Odessa pada 3 April 2022.
Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias tiba di Odessa, membawa bantuan kemanusiaan, yang akan dikirimkan ke Pemerintah Kotamadya.
Evgeny Norin, seorang sejarawan Rusia yang berfokus pada perang Rusia dan politik internasional menulis kilas balik tragedi Odessa 2 Mei 2014.
Tulisan panjang berikut ini dialihbahasakan dari artikel yang ditulis Norin dan dipublikasikan di portal Russia Today, Senin (2/5/2022).
Menurut Norin, peristiwa mematikan di Odessa itu jadi titik balik melawan persekusi rezim Ukraina. Puluhan orang tewas pada peristiwa itu, dan pelakunya tak pernah ditemukan.
Odessa adalah kota bersejarah penting di barat daya Ukraina. Meskipun barat tidak melihatnya seperti itu, bagi Rusia dan Republik Donbass yang baru terbentuk, petaka di kota itu bermakna simbolik.
Dari akhir 2013 hingga awal 2014, konflik antara pemerintah Ukraina yang dipimpin Presiden Viktor Yanukovich dan oposisi pro-barat sedang berlangsung di Kiev, ibu kota Ukraina.
Rangkaian aksi tergelar dan dijuluki 'Euromaidan'. Sementara itu di Odessa, kota pelabuhan di Laut Hitam, serangkaian aksi juga digelar dalam skala lebih kecil.
Bentrokan terjadi sesekali antara polisi dan pendukung Euromaidan dan mereka yang mendukung pemerintahan yang dianggap pro-Rusia.
Kelompok pro-Yanukovich ini dijuluki gerakan 'Anti-Maidan'. Banyak orang Ukraina tidak menyambut Euromaidan, dan mereka punya alasan.
Penduduk Odessa memiliki ikatan kuat dengan Rusia. Ketika Ukraina memperoleh kemerdekaan pada 1991, sejumlah besar etnis Rusia tinggal di Odessa.
Mereka memiliki kerabat di Rusia. Kota ini dibangun pada masa pemerintahan Catherine Agung dan selalu dilihat sebagai bagian integral sejarah Rusia.
3. Pejabat AS dan Barat Yakin Putin akan Segera Menyatakan Perang kepada Ukraina
Pejabat Amerika Serikat dan Barat meyakini Presiden Rusia Vladimir Putin akan segera mendeklarasikan perang terhadap Ukraina secara resmi pada peringatan Hari Kemenangan 9 Mei.