Tidak Sahur, Batalkah Puasa? Begini Penjelasannya
Sahur umumnya dilaksanakan pada dini hari, sebelum Subuh. Dalam beberapa kasus, ada orang yang tidak makan sahur.
Seseorang berpuasa tidak akan kelaparan atau merasa kehausan jika sempat sahur. Sebaliknya, jika seseorang tidak makan sahur, hari akan dihabiskan dengan tidur siang.
"Selain itu, tubuh menjadi lemas, tidak bersemangat bekerja, dan kurang bergairah dalam menjalankan ibadah puasa," papar Wakil Rektor IAIN Surakarta tersebut.
Itulah mengapa, menurut Makruf, umat Muslim dianjurkan untuk makan sahur.
Sementara itu, sunah dari makan sahur adalah mengakhirkan sahur.
Ia mengatakan, sahur adalah sunah.
Untuk itu, ia mengingatkan, agar umat Muslim tidak lupa melakukan hal wajib dalam berpuasa, yakni mengikrarkan diri untuk berpuasa pada malam hari.
"Maka, seperti yang biasa dilakukan di masyarakat, di musala, masjid, surau, saat kita selesai melakukan ibadah salat Tarawih di malam hari, kita bersama-sama membaca niat berpuasa. Itulah yang menjadikan puasa sah dan sempurna," ucapnya.
Makruf menegaskan, umat Muslim akan semakin mendapatkan keberkahan puasa di bulan Ramadan.
"Yang wajib kita tentukan adalah bagaimana kita menjalankan puasa dengan penuh semangat, gairah, dan keikhlasan untuk mencari rida Allah subhanallahu wa ta'ala," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/010422-Ramadhan-1.jpg)