Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky Minta Iron Dome Israel Hadapi Serangan Rusia
Militer Rusia belum mempu menguasai Ukraina sepenuhnya hingga hari ke-26 invasi. Presiden Volodymyr Zelensky meminta sistem pertahanan.
"Embargo seperti itu akan memiliki dampak yang sangat serius pada pasar energi dunia, itu akan berdampak negatif yang sangat serius pada keseimbangan energi Eropa," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Presiden AS Joe Biden akan mengunjungi Polandia pada Jumat (25/3/2022) untuk bertemu dengan Presiden Andrzej Duda, kata Gedung Putih.
Pemindahan paksa Pejabat Mariupol mengeklaim, pasukan Rusia secara paksa mengangkut sekitar seribu penduduk ke Rusia dan melucuti paspor Ukraina mereka.
Jika benar, ini termasuk potensi kejahatan perang.
Diplomat akan kembali ke Ukraina Perdana Menteri Slovenia Janez Jansa mengumumkan, diplomat negara itu akan kembali ke Kyiv segera dan meminta anggota Uni Eropa lainnya melakukan hal yang sama.
Ukraina "membutuhkan dukungan diplomatik langsung", katanya.
China mengaku tidak mempersenjatai Rusia.
Duta Besar China untuk AS mengatakan, negaranya tidak mengirim senjata ke Rusia untuk digunakan di Ukraina, tetapi dia tidak secara definitif menepis kemungkinan Beijing akan melakukannya suatu saat nanti.
Pengungsi Ukraina yang ke luar negeri capai hampir 3,5 juta Hampir 3,5 juta orang Ukraina kini keluar negara itu setelah invasi Rusia, kata PBB, dari 10 juta orang yang telah meninggalkan rumah mereka. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari Ke-26 Serangan Rusia ke Ukraina, Zelensky Minta Iron Dome Israel, Mariupol Tolak Ultimatum"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/220322-Irone-dome.jpg)