Minggu, 8 Maret 2026

Fasilitas Publik Gorontalo

Percikan Genangan Air di Bundaran Bandara Djalaluddin Gorontalo Mulai Usik Pengguna Jalan

Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo jadi Bandara Kelas I di tahun 2014. Inilah sarana transportasi udara tunggal di Provinsi Gorontalo.

Tayang:
Editor: Thamzil Thahir
zoom-inlihat foto Percikan Genangan Air di Bundaran Bandara Djalaluddin Gorontalo Mulai Usik Pengguna Jalan
TribunGorontalo.com/wawan akuba
PERCIKAN AIR - Sebuah mobil medium utility vehicle melintas di genangan air bundaran Bandar Udara Internasional Djalaluddin Gorontalo, selepas hujan ringan Selasa (8/3/2022) sore. Genangan ini memercikan air dari aspal ke bahu jalan. 

TRIBUN-GORONTALO.COM, GORONTALO -- Inilah keluhan warga Gorontalo perihal mutu fasilitas dan infrastruktur publik di Bandar Udara Internasional Djalaluddin Gorontalo, di Isimu, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pekan pertama Maret 2022 ini.

Ruas jalan di bundara bandar udara tunggal di provinsi berpenduduk 1,2 juta ini, mulai digenangi air .

Genangan pascaguyuran hujan skala ringan itu mengenang tepat di sisi timur Patung Pasangan Pemuda-Pemudi berpakaian adat Gorontalo.

Dampaknya, sejumlah pengguna jalan, penumpang, dan penjemut penumpang mulai mengeluhkan percikan air itu.

"Pas lewat habis ngopi, saya kena percikan air," kata Arif (32), warga yang tengah antre menunggu datangnya pesawat Lion Air JT-892 dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (8/3/2022) pukul 16.36 Wita.

Pihak otoritas atau lembaga pengelola bandara, dari kementerian perhubungan, berjanji segera mengatasi keluhan dan meningkatkan mutu fasilitas bandara.

Dari pantauan Tribun, sejumah kendaraan melewati bundaran Bandara Djalaludin Gorontalo, mesti mengurangi kecepatannya.

Pasalnya, di sebagian sisi jalan lingkar menuju portal masuk bandara ini, tergenang air setinggi mata kaki anak.

Jika tidak hati-hati, pengguna jalan bisa saja terkena percikan air.

Tidak hanya pengguna jalan, sejumlah supir mensinyalir adanya potensi kecelakaan bisa juga dialami oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Efek Kebijakan Baru Menko Luhut, Klinik PCR Antigen di Bandara Gorontalo Mulai Kemasi Barang

Baca juga: Gorontalo Bertambah 55 Kasus Baru, Ini Sebaran 30.148 Kasus Corona 8 Maret 2022

Kondisi ini cukup disayangkan, mengingat bandara yang berada di Isimu Selatan, Tibawa, Kabupaten Gorontalo itu, menjadi gerbang masuk para wisatawan. 

"Jangan sampai ini menjadi kesan buruk di mata pendatang," kata Arafiq, karyawan BUMN energi yang tugas di sebuah proyek pembangkit di daerah Marisa, Pohuwato, kepada Tribun-Gorontalo.com.

KUCING di KLINIK ANTIGEN - Seokor kucing melintas di depan Klinik Pratama Panipi di Terminal Kedatangan Bandara Djalaluddin Gorontalo, Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/3/2022). Klinik rapid antigen dan swab PCR COVID-19 di bandara akan hengkang dan berhenti beroperasi menyusul kebijakan baru peniadaan syarat rapid tet untuk perjalanan udara domestik, awal Maret 2022 ini.
KUCING di KLINIK ANTIGEN - Seokor kucing melintas di depan Klinik Pratama Panipi di Terminal Kedatangan Bandara Djalaluddin Gorontalo, Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/3/2022). Klinik rapid antigen dan swab PCR COVID-19 di bandara akan hengkang dan berhenti beroperasi menyusul kebijakan baru peniadaan syarat rapid tet untuk perjalanan udara domestik, awal Maret 2022 ini. (Tribun_Gorontalo/Fajril-A-Kijab)

Arif, seorang supir taksi bandara yang sedang menunggu penumpang, mengaku bahwa pemandangan seperti memang sudah biasa.

“Memang sering tergenang di wilayah itu (bundaran). Lama-lama rusak itu beton dan jalan di situ,” ungkap Arif yang sedang menunggu penumpang di pintu kedatangan bandara.

Bandara Djalaluddin terletak sekitar 30 km dari pusat Kota Gorontalo.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved