Gorontalo Terkini
Efek Kebijakan Baru Menko Luhut, Klinik PCR Antigen di Bandara Gorontalo Mulai Kemasi Barang
Selanjutnya layanan rapid dan swab test diarahkan ke Klinik Pratama Panipi, di Jl Samsu Biya, Kayu Bulan, Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo, sekitar 1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Klinik_Panipi_bandara_Gorontalo_08032022.jpg)
TRIBUN-GORONTALO.COM, GORONTALO -- Pengelola klinik di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Selasa (8/3/2022), mulai berkemas menyusul penghapusan syarat rapid test antigen dan usap (swab) Polimerase Chain Reaction (PCR) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), awal pekan ini.
Berkemasnya petugas medik, petugas laboratorium pengambil sampel di radang hidung dan tenggorok ini, hanya sehari setelah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan penghapusan syarat antigen/PCR untuk perjalanan udara domestik, di rapat kabinet terbatas, Senin (7/3/2022) lalu.
"Ini hari terakhir, kami layani antigen perjalanan. Besok tidak lagi," kata Adi, petugas paramedik Klinik Pratama Panipi di Terminal Kedatangan Bandar Udara Internasional Djalaluddin Gorontalo di Isimu, kepada Tribun-Gorontalo.com, Selasa (8/3/2022) sore.
Menurut Adi, dia sudah dapat perintah dari pengelola klinik untuk menghentikan operasional medik di bandara.
"Kalau untuk keberangkatan besok, masih bisa. dan kami registrasi online ke (aplikasi) Peduli Lindungi. Tapi untuk keberangkatan Kamis (10/3/2022), kami hanya layani di Limboto," ujar Adi.
Selanjutnya layanan rapid dan swab test diarahkan ke Klinik Pratama Panipi, di Jl Samsu Biya, Kayu Bulan, Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo, sekitar 10 km dari bandara.
Dari pantauan Tribun di dekat pintu kendatangan bandara, klinik Panipi sudah kosong.
Klinik Panipi di dekat ATM Center di akses jalan ke parkiran bandara, masih tetap buka dan melayani calon penumpang.
Informasi yang diperoleh Tribun dari petugas cleaning service bandara, Iwan Safii (53), menyebut klinik Panipi sudah buka sejak awal masa pandemi 2020 lalu.
Dari pantauan Tribun, penumpang pesawat udara juga masih diwajibkan menjalani test antigen sebelum meninggalkan terminal kedatangan.
Kebijakan pengambilan sampel bagi arrival passager ini, berlaku di Gorontalo untuk antisipasi penyebaran wabah dari luar provinsi berpenduduk 1,2 juta ini.
Penumpang pesawat Lion Air JT- 892 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, antre di depan dua loket swab antigen.
Pesawat berpenumpang sekitar 120-an ini tiba pukul 16.55 WITA.
Loket ini adalah inisiatif pemerintah dan satgas Covid19 provinsi, sejak pertengahan 2021 lalu.
Dalam perkembangan terbaru, Kementerian Perhubungan akan melakukan penyesuaian setelah Satgas Covid - 19 merevisi ketentuan yang ada. Selanjutnya akan disosialisasikan kepada masyarakat luas.