Fasilitas Publik Gorontalo
Percikan Genangan Air di Bundaran Bandara Djalaluddin Gorontalo Mulai Usik Pengguna Jalan
Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo jadi Bandara Kelas I di tahun 2014. Inilah sarana transportasi udara tunggal di Provinsi Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IKON-bandara_Djalaluddin_Gorontalo_08032022.jpg)
Maskapai domestik yang sudah beroperasi diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air dan Avia Star.
Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo yang resmi menjadi Bandara Kelas I pada tahun 2014.
Ini merupakan satu-satunya sarana transportasi udara yang terletak di Provinsi Gorontalo.
Seiring dengan peningkatan jumlah penumpang baik yang datang dan pergi di bandara ini, Kementerian Perhubungan melakukan perbaikan serta pembenahan-pembenahan.
Hal tersebut sejalan dengan fokus kerja Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk terus meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana jasa transportasi serta meningkatkan kualitas pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat.
Pembangunan dan pengembangan Bandara Djalaludin Gorontalo yang berada di utara Pulau Sulawesi ini merupkan wujud pembangunan yang tidak hanya Jawa sentris akan tetapi pembangunan yang Indonesia sentris.
Ini sesuai dengan Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)