SeringDikejar Member Forex, ASN Pohuwato-Gorontalo Ditemukan Gantung Diri

ID (55), aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Marisa ditemukan gantung diri, Selasa (1/3/2022) subuh.

Penulis: Apris Nawu | Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com/ist
Evakuasi mayat korban gantung diri di Marisa Kabupaten Pohuwato-Provinsi Gorontalo, Senin (1/3/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - ID (55), aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Marisa ditemukan gantung diri, Selasa (1/3/2022) subuh. Korban diduga depresi terkait investasi bodong atau forex ilegal, dia memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Informasi yang dirangkum TribunGorontalo.com, korban diketahui merupakan admin investasi online forex, Smart Trader. Aktivitas itu dilakoni dia sejak beberapa tahun terakhir. Belakangan diketahui investasi online Smart Trader bermasalah alias masuk kategori investasi bodong. Permasalahan itu berimbas kepada ID. Satu per satu para member mulai menagih pengembalian modal (uang) yang ditelah diserahkan kepada pria 55 tahun tersebut.

Kabar yang beredar, pria yang bertugas di Kantor Pemerintah Kabupaten Pihuwato itu diduga gantung diri. Kepolisian (Polres) Pohuwato masih menelusuri motif yang melatarbelakangi ID alias Is, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pohuwato yang tewas gantung diri.

Periwra Reskrim Polres Pohuwato, Ipda Yoptan Robert Frans membenarkan adanya kejadian ini saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Senin. Berdasarkan hasil pemeriksaan Reskrim Polres Pohuwato, korban bunuh diri murni gantung diri, mereka tidak ditemukan unsur kriminal.

Baca juga: Polres Pohuwato Terima 43 Laporan Korban Investasi Bodong

“Korban sekarang sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi untuk memastikan kematian korban apakah gantung diri atau dibunuh,” tutup Ipda Yoptan.

Kabar yang beredar, pria yang ASN itu diduga gantung diri karena depresi terkait persoalan investasi online jenis perdagangan uang (forex).

Korban kantung diri banyak mendapat tekanan, karena korban forex makin bertambah. Para member yang menagih pengembalian modal makin menumpuk.

Bahkan terinformasi dari warga setempat korban gantung diri ini sering dikejar-kejar member untuk mengembalikan modal yang sudah diberikan. Tapi apa daya, uang para member itu sudah diserahkan kepada sang owner.

Dalam sisi lain is semantara masih menunggu, pencairan modal para member dari owner. Hal ini membuat Is depresi berkepanjangan hingga akhirnya memutuskan gantung diri.

Kabar kepergian Is membuat sejumlah keluarga kaget. Lanjut dalam kehidupan sehari pria yang pernah menjabat Kepala Seksi PTK SD di angap baik dan rama orangnya. (apr)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved