Breaking News:

Warga Pohuwato Laporkan Trader IBF Gorontalo ke Polisi

Korban investasi bodong di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo melaporkan RA ke polisi.

Penulis: Wawan Akuba | Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
Kasat Reskrim Polres Pohuwato, AKP Cecep Ibnu Ahmadi 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Korban investasi bodong di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo melaporkan RA ke polisi. RA adalah trader dari perwakilan PT International Business Futures (IBF) di Gorontalo.

"Sudah ada masyarakat yang melapor atas dugaan investasi bodong oleh saudara RA. Saat ini kita masih dalam proses penyelidikan," ungkap Kasat Reskrim Polres Pohuwato, AKP Cecep Ibnu Ahmadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/2/2022).

RA yang dimaksud Cecep adalah pria asal Tilamuta, Kabupaten Boalemo yang belakangan ramai diperbincangkan karena diduga kabur membawa dana investasi membernya.

Keberadaan RA kini tak ada yang tahu, sementara profit investasi yang ia janjikan untuk para member, hingga Februari 2022 ini, tidak juga dicairkan. Padahal pada Desember 2021, ia berjanji akan mengembalikan modal membernya pada Januari 2022. Praktik investasi yang digaung-gaungkan oleh RA ini pun dianggap bodong.

Baca juga: Korban Investasi Bodong Gorontalo Sita Barang di Rumah Owner Mantrader

Cecep pun tak memungkiri, bahwa bisa jadi jumlah pelapor masih akan bertambah, sehingga pihaknya pun akan berhati-hati untuk melakukan penyelidikan.

"Karena ini terkait investasi dan banyak dugaan pengaduan, sehingganya kami melakukan penyelidikan secara berhati-hati," sambungnya.

Kata Cecep, pihaknya masih akan melakukan pengembangan kasus dan mengumpulkan sejumlah bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Jika bukti yang dibutuhkan sudah kuat, maka pihaknya akan mengeluarkan surat pemanggilan terhadap RA.

"Sampai dengan saat ini kita belum melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, akan tetapi kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, dan kemudian kami masih memintakan alat pendukung bukti-bukti lainnya," imbuhnya.

RA memang sudah tidak asing bagi warga Gorontalo. Sebab pria yang mengaku perwakilan IBF di Gorontalo itu banyak muncul di berbagai media, bahkan diundang di berbagai podcast. RA melabeli dirinya sebagai trader sukses di berbagai kota, dan kembali untuk mengedukasi warga Gorontalo tentang trading.

Belakangan, praktik yang dilakukan oleh RA ini dianggap melanggar prosedur oleh Kepala Galeri IBF Pekanbaru, Tega Apriadi Abdi. Praktik investasi yang dilakukan RA dianggap tidak sesuai dengan ketentuan IBF. RA pun dianggap menipu dan membawa kabur miliaran rupiah dana warga Gorontalo. (wan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved