Pemkab Pohuwato Minta Guru PPPK dari Putra Daerah
Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyediakan sedikitnya 200 kuota khusus untuk guru dengan status pegawai pemerintah.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyediakan sedikitnya 200 kuota khusus untuk guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Namun, Kadis Pendidikan Pohuwato, Ikbar AT Salam menginginkan, agar kuota tersebut tidak diisi oleh warga (putra-putri) dari daerah lain. Ia pun meminta agar guru honorer di wilayah itu tetap meningkatkan kemampuannya agar tidak kalah bersaing.
“Ini kompetisi. Olehnya, peningkatan kompetensi guru ini terus kita dorong, untuk bagaimana mereka lebih giat lagi belajar dan terakhir banyak berdoa juga, agar sisa kuota yang ada, tidak diisi orang dari luar daerah", ujarnya, Kamis (27/1/2022).
Baca juga: Cek Jadwal Lanjutan Seleksi PPPK Guru Tahap II via sscasn.bkn.go.id
Ikbar sendiri menjelaskan, bahwa 200 kuota itu memang disiapkan untuk gelombang ketiga penerimaan guru dengan status P3K. Sesuai instruksi pemerintah pusat katanya, mereka para guru ini akan terhitung aktif sejak Januari 2022. "Untuk tahap pertama yang telah lulus ada 106 orang, lalu tahap kedua ada 68 orang yang lulus,” ungkap Ikbar
Secara pribadi ia mengungkapkan, bahwa upaya untuk memasukan guru dalam P3K ini semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan guru itu sendiri.
“Tentu saja saya berharap, sama dengan harapan Pak Bupati, begitu juga DPRD, bahwa yang mana mereka ini bisa tercover, jika perlu seluruhnya. Dan ini semua dilakukan sebagai wujud komitmen kami terhadap tenaga pendidik, khususnya para guru honorer yang sudah lama mengabdi, mencurahkan tenaga dan pikirannya demi pembangunan pendidikan di Kabupaten Pohuwato," tambah Ikbar menutup pernyataanya. (wan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/280122-Guru.jpg)