Putri Gus Dus dan Gubernur Jatim Jadi Pengurus PBNU

Perempuan mulai berperan dalam tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sejumlah tokoh perempuan Muslim pun masuk dalam kepengurusan.

Editor: Lodie Tombeg
Tangkapan layar YouTube pada acara kompas.tv
Alissa Wahid, putri Presiden Abdurahman Wahid 

Bermula dari diskusi itu, Machfudhoh kemudian menjadi Ketua Umum Fatayat NU pada 1976.

Setelahnya, ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua I Pucuk Pimpinan Muslimat NU dan A'wan PBNU.

Selain di NU, Machfudhoh juga aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ia pernah menjadi Ketua Departemen Dakwah DPP PPP pada 90-an.

Machfudhoh juga aktif di Muslimat NU.

Mengutip nu.or.id, ia pernah menjadi Ketua I periode 2011-2016 dan merangkap sebagai Ketua Hidmat (Himpunan Daiyah Majelis Taklim Muslimat NU).

8) Faizah Ali Sibromalisi

130122-Faizah Ali Sibromalisi
Faizah Ali Sibromalisi (halalmui.org)

Faizah Ali Sibromalisi lahir di Jakarta pada 1955.

Mengutip laduni.id, ia adalah putri dari KH Ali Sibromalisi, tokoh ulama dari tanah Betawi yang juga berperan aktif di NU.

Faizah saat ini bekerja sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia menempuh pendidikan S1 hingga S3-nya di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Selain sebagai dosen, Faizah juga tercatat menjadi KetuaDewan Pengawas Syariah untuk Asuransi Sonwelis.

Jabatan itu ia emban sejak 2012 setelah lulus fit & proper test sesuai penetapan hasil penilaian Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor : Kep-46/NB.2/2014, dikutip dari sonwelis.co.id.

Nama Faizah juga tercatat sebagai anggota Komisi Fatwa MUI di nomor urut 16.

9) Nafisah Ali Maksum

Tak banyak informasi mengenai Nafisah Ali Maksum.

Menurut laduni.id, Nafisah adalah anak kelima KH Ali Maksum, tokoh NU.

KH Ali Maksum diketahui menjadi guru sejumlah tokoh NU, seperti KH A Mustofa Bisri, KH M Cholil Bisri, hingga H As'ad Said Ali.

10) Badriyah Fayumi

130122-Badriyah Fayumi
Badriyah Fayumi (nu.or.id)

Dilansir Tribunnews, Badriyah Fayumi lahir di Pati, Jawa Tengah pada 5 Agustus 1971.

Ia adalah putri KH Ahmad Fayumi Munji, ulama besar pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Pati.

Melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Badriyah aktif menyuarakan kesetaraan gender.

Ia juga menggawangi Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), suatu perkumpulan kaum perempuan akademisi dan aktivis.

Saat ini, Badriyah menjadi pengasuh Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadist Kota Bekasi, Jawa Barat, dikutip dari nu.or.id.

Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU.

11) Ida Fatimah Zainal

h130122-Ida Fatimah Zainal
Ida Fatimah Zainal (Ponpes Almunawwir)

Ida Fatimah Zainal lahir pada 4 Agustus 1952 di Bantul, Yogyakarta. Dikutip dari laduni.id, ia merupakan istri dari KH Zainal Abidin Munawwir, mengutip situs UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pernikahan keduanya berawal dari pertemuan saat Fatimah dan Zainal sama-sama menempuh pendidikan di Pesantren Pandanaran, Kaliurang, Sleman.

Ia tercatat pernah menjadi Ketua Muslimat NU Cabang Bantul dan Wakil uslimat NU Provinsi Yogyakarta. (Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pertama Kali dalam Sejarah, Berikut Profil Singkat 11 Perempuan yang Masuk Jajaran Pengurus PBNU

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved