Jumat, 3 April 2026

BPBD Akui tak Ada Laporan Kerusakan di Gorontalo saat Gempa Magnitudo 7,6 di Sulut-Malut

Hingga beberapa jam setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang Laut Maluku, kondisi di Provinsi Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BPBD Akui tak Ada Laporan Kerusakan di Gorontalo saat Gempa Magnitudo 7,6 di Sulut-Malut
TribunGorontalo.com
PUSDALOPS BPBD -- Pemantauan gempa dan cuaca di ruang Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo, Kamis (2/4/2036). Belum ada laporan kerusakan di Gorontalo pasca gempa. 

Ringkasan Berita:
  • Kepanikan sempat muncul, namun berangsur reda setelah kondisi dipastikan aman tanpa kerusakan.
  • Banyaknya gempa susulan menunjukkan aktivitas yang tinggi, tetapi tidak selalu berbanding lurus dengan dampak.
  • Jarak geografis menjadi faktor penting yang menentukan tingkat risiko suatu wilayah terhadap bencana.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Hingga beberapa jam setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang Laut Maluku, kondisi di Provinsi Gorontalo dilaporkan masih aman dan terkendali.

Belum ada laporan kerusakan yang masuk dari seluruh wilayah kabupaten/kota. 

Informasi ini dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Gorontalo yang terus melakukan pemantauan pascagempa.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo menyampaikan, sejauh ini tidak ditemukan adanya dampak kerusakan yang dilaporkan oleh BPBD di daerah.

"Pasca gempa tadi, belum ada laporan BPBD kabupaten/kota adanya kerusakan," ujar Pegawai Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo.

Secara geografis, posisi Gorontalo yang tidak berada dekat dengan titik pusat gempa menjadi salah satu faktor minimnya dampak kerusakan.

Namun pagi tadi masyarakat Gorontalo dibuat kaget dengan adanya gempa yang cukup besar dalam waktu yg cukup lama. 

Wilayah ini diketahui berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Utara yang lebih dekat dengan episentrum gempa di Laut Maluku.

Meski demikian, aktivitas kegempaan masih terus terpantau melalui sistem monitoring BPBD. 

Dalam layar pemantauan gempa dan cuaca, sejumlah titik gempa susulan terus muncul dalam beberapa waktu terakhir.

Intensitas gempa susulan bahkan terbilang cukup tinggi. Dalam satu periode pemantauan, tercatat lebih dari 20 titik gempa kecil yang muncul di layar monitor BPBD.

Namun demikian, banyaknya gempa susulan tersebut belum berdampak signifikan terhadap kondisi di Gorontalo. 

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak masuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami pascagempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 di Laut Maluku, Kamis pagi (2/4/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu, membenarkan adanya peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved