KULTUM MILENNIAL
Ramadan Bulan Al-Qur’an, Mahasiswa IAIN Gorontalo Ajak Perbanyak Tilawah
Bulan suci Ramadan kembali ditegaskan sebagai waktu yang memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam, khususnya dalam mempererat hubungan d
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
Marsya menilai, teladan tersebut patut diikuti oleh umat Islam dengan meningkatkan kedekatan terhadap Al-Qur’an, terutama di bulan yang penuh keberkahan.
Ia kemudian menguraikan sejumlah keutamaan membaca Al-Qur’an. Salah satunya adalah pahala yang dilipatgandakan.
Berdasarkan hadis riwayat At-Tirmidzi, setiap satu huruf yang dibaca bernilai satu kebaikan dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.
Selain itu, Al-Qur’an juga disebut akan memberikan syafaat kepada pembacanya pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim yang menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.
Marsya juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an membawa ketenteraman hati. Ia mengutip Surah Ar-Ra’d ayat 28 yang menyebutkan bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang.
Meski demikian, ia menekankan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an tidak berhenti pada aktivitas membaca semata.
Umat Islam juga dituntut untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Menurutnya, Al-Qur’an mengajarkan berbagai prinsip akhlak, seperti kejujuran, kesabaran, keadilan, serta sikap saling memaafkan.
Ia mencontohkan Surah Al-Ma’idah ayat 8 yang menekankan pentingnya berlaku adil dan jujur, serta Surah An-Nur ayat 22 yang mengajarkan sikap saling memaafkan.
Di akhir penyampaiannya, Marsya mengajak umat Islam di Gorontalo menjadikan Ramadan sebagai titik awal memperkuat kedekatan dengan Allah SWT melalui Al-Qur’an.
Ia berharap kebiasaan membaca dan mengamalkan kitab suci selama Ramadan dapat terus dilanjutkan setelah bulan puasa berakhir.
Ia menutup kultumnya dengan doa agar umat Islam diberi kekuatan untuk mengamalkan isi Al-Qur’an dan termasuk golongan yang memperoleh syafaatnya kelak. (*)