Rabu, 11 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Seleksi Peksiminas UNG Gorontalo 2026, Tarian Abu Semeru Mahasiswa Sendratasik Bikin Juri Terpukau

Penampilan tarian Abu Semeru yang dibawakan Ibhel Djako, mahasiswa Jurusan Sendratasik semester IV, berhasil mencuri perhatian juri.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Seleksi Peksiminas UNG Gorontalo 2026, Tarian Abu Semeru Mahasiswa Sendratasik Bikin Juri Terpukau
TribunGorontalo.com
SELEKSI PEKSIMINAS -- Ibhel Djako saat tampil di seleksi Peksiminas. Ibhel membawakan tarian semeru. (Sumber Foto: Yunima Hasan/Magang TribunGorontalo.com) 

Ringkasan Berita:
  • Ibhel Djako, mahasiswa Sendratasik semester IV, tampil beda dengan membawakan tarian khas Jawa Timur bertema penyesalan dan perjuangan hidup, berhasil mencuri perhatian juri dan penonton
  • Meski hanya berlatih dua hari dan sempat kesulitan karena baru pertama kali menarikan karya luar daerah, penampilan Ibhel tetap sukses memukau
  • Ajang dua tahunan ini digelar di Gedung Sendratasik UNG untuk menjaring talenta terbaik yang akan mewakili fakultas pada Peksiminas nasional 2026

 

(Penulis: Yunima Hasan/Magang TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM – Penampilan tarian Abu Semeru yang dibawakan Ibhel Djako, mahasiswa Jurusan Sendratasik semester IV, berhasil mencuri perhatian juri.

Ibhel merupakan peserta seleksi Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) tingkat Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabtu (14/2/2026).

Berbeda dengan sebagian besar peserta yang menampilkan tarian khas Gorontalo, Ibhel memilih karya tari dari Lumajang, Jawa Timur.

Tarian ini menggambarkan kehidupan manusia yang mudah terlena oleh kenikmatan duniawi, namun cepat hilang seperti abu akibat letusan gunung.

Tema penyesalan, ancaman bahaya, dan perjuangan bertahan hidup di tengah bencana alam menjadi pesan kuat yang tersampaikan lewat gerakan tari.

Kendala Latihan, Hasil Tetap Memukau

Ibhel, mahasiswa Sendratasik UNG
SELEKSI PEKSIMINAS -- Ibhel, mahasiswa Sendratasik UNG saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Sabtu (14/2/2026). Ibhel tampil memukau di depan dewan juri. (Sumber Foto: Yunima Hasan, Magang TribunGorontalo.com)

Ibhel mengaku sempat kesulitan membawakan tarian tersebut karena baru pertama kali menarikan karya khas Jawa Timur. Waktu latihan yang terbatas, hanya dua hari, menjadi tantangan tersendiri.

“Kendala selama latihan itu awalnya saya kesulitan membawakan tarian ini karena baru pertama kali membawakan tarian khas Jawa Timur dan hanya diberikan waktu dua hari saja untuk latihannya,” ujarnya.

Meski demikian, usaha kerasnya membuahkan hasil. Penampilan Ibhel sukses memukau juri dan mahasiswa yang hadir.

Mereka memberikan applaus kepada mahasiswa Sendratrasik tersebut.

Seleksi Peksiminas FSB UNG 2026

Seleksi Peksiminas tingkat FSB UNG digelar di Gedung Sendratasik UNG. Ajang ini diselenggarakan dua tahun sekali oleh HMJ Sendratasik untuk menjaring talenta terbaik yang akan mewakili fakultas pada Peksiminas nasional.

Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi monolog, tari, pop putra, pop putri, dangdut putra, dangdut putri, seriosa, keroncong, puisi, serta penulisan naskah lakon.

Peksiminas sendiri merupakan kompetisi seni mahasiswa tertinggi di Indonesia, di bawah naungan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikbudristek.

Usai penampilannya, Ibhel berharap dapat terpilih mewakili Fakultas Sastra dan Budaya UNG pada Peksiminas 2026.

“Saya berharap bisa menjadi salah satu mahasiswa yang beruntung untuk mewakili Peksiminas 2026 nanti,” tutupnya.

 

(TribunGorontalo.com/*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved