Kamis, 26 Maret 2026

Info Cuaca Gorontalo

BMKG Prediksi Hujan Masih Dominasi Gorontalo, Sejumlah Wilayah Diminta Siaga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca dan iklim untuk wilayah Provinsi Gorontalo

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BMKG Prediksi Hujan Masih Dominasi Gorontalo, Sejumlah Wilayah Diminta Siaga
TribunGorontalo.com
CUACA GORONTALO -- Informasi Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Gorontalo untuk periode Dasarian II Februari 2026. Bahwa secaraumumhingga dasarian I Februari 2026, 8 zona musim di wilayah Provinsi Gorontalotelahmengalami musim hujan. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca dan iklim untuk Gorontalo pada periode 11–20 Februari 2026. 
  • Wilayah tersebut diprediksi masih didominasi cuaca berawan hingga hujan dengan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah. 
  • BMKG juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca dan iklim untuk wilayah Provinsi Gorontalo pada periode dasarian II Februari 2026 atau rentang 11 hingga 20 Februari 2026.

Informasi tersebut disampaikan melalui Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga kekeringan yang dapat terjadi di sejumlah wilayah.

Berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas wilayah Gorontalo hingga awal Februari 2026 masih berada dalam fase musim hujan.

Puncak musim hujan sendiri diperkirakan telah terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026 di beberapa zona musim.

Baca juga: Ramalan Zodiak Aries dan Taurus Besok Sabtu 14 Februari 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan

Sejumlah wilayah yang mengalami puncak musim hujan pada Desember 2025 antara lain sebagian wilayah Gorontalo Utara bagian utara, sebagian Bone Bolango bagian utara, wilayah tengah Kabupaten Gorontalo, serta sebagian kecil wilayah Boalemo bagian barat laut dan Bone Bolango bagian tenggara.

Sementara itu, beberapa wilayah lain mengalami puncak musim hujan pada Januari 2026, meliputi sebagian wilayah Pohuwato, Kabupaten Gorontalo bagian selatan, sebagian Bone Bolango, Kota Gorontalo, hingga sejumlah wilayah Boalemo bagian selatan dan Gorontalo Utara bagian timur.

Prakiraan Cuaca 10 Harian

BMKG memprediksi kondisi cuaca selama dasarian II Februari akan didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas bervariasi.

Pada periode 10 hingga 14 Februari 2026, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Bone Bolango, serta Pohuwato. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Boalemo.

Memasuki tanggal 15 hingga 16 Februari 2026, kondisi cuaca diperkirakan relatif lebih stabil dengan dominasi cuaca cerah berawan hingga berawan.

Namun, pada 17 hingga 19 Februari 2026, potensi hujan kembali meningkat. Hujan ringan diperkirakan terjadi di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

Sedangkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pohuwato, Boalemo, Gorontalo Utara, serta Bone Bolango.

Baca juga: BPJS Kesehatan Gratis 92 Ribu Warga Gorontalo Nonaktif, Berikut Sebaran di Tiap Kabupaten/Kota

Untuk tanggal 20 Februari 2026, wilayah Gorontalo diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan, terutama di wilayah Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara.

Curah Hujan dan Sifat Hujan

Analisis BMKG menunjukkan curah hujan di wilayah Gorontalo pada dasarian I Februari 2026 berada pada kategori rendah hingga menengah.

Namun, pada dasarian II Februari, curah hujan diperkirakan masih berada pada kategori serupa dengan kecenderungan sifat hujan normal hingga di atas normal.

Peluang curah hujan lebih dari 50 milimeter diperkirakan bervariasi antara kurang dari 10 persen hingga 90 persen di sejumlah wilayah.

Sementara peluang curah hujan lebih dari 100 milimeter berkisar antara kurang dari 10 persen hingga 60 persen.

Potensi Risiko Bencana

BMKG mengingatkan bahwa kondisi hujan yang masih berpotensi terjadi dapat memicu dampak lanjutan berupa bencana hidrometeorologi.

Meski secara umum potensi banjir diprediksi berada pada kategori aman hingga rendah, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, penumpukan sampah yang menyumbat saluran air berpotensi memperparah banjir serta meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Kondisi lingkungan yang tidak terkelola juga dapat memicu kerusakan ekosistem serta menurunkan kualitas lingkungan permukiman.

Rekomendasi Kewaspadaan

BMKG merekomendasikan pemerintah daerah dan masyarakat menjadikan informasi ini sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan langkah mitigasi bencana.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem, termasuk kesiapan infrastruktur drainase, kesiapsiagaan penanganan bencana, hingga edukasi masyarakat.

Untuk memperoleh informasi lebih rinci terkait prakiraan cuaca dan peringatan dini, masyarakat dapat menghubungi unit pelaksana teknis BMKG terdekat, termasuk stasiun meteorologi dan klimatologi di wilayah Gorontalo.

 (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved