Petani Gorontalo Meninggal
Identitas Petani di Desa Bulotalangi Timur Gorontalo yang Ditemukan Meninggal di Hutan
Upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di Kabupaten Bone Bolango berakhir duka.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
Ringkasan Berita:
- Petani Bone Bolango, Umar Nurani, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat beraktivitas di kawasan hutan.
- Pencarian melibatkan warga dan aparat dengan medan berat serta akses yang sulit dilalui.
- Penyebab kematian korban masih menunggu hasil pendalaman pihak berwenang.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Upaya pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di Kabupaten Bone Bolango berakhir duka.
Umar Nurani (54), petani asal Desa Bulotalangi Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan setempat.
Penemuan korban terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15.00 Wita setelah warga bersama aparat desa melakukan penyisiran di area hutan dan kebun yang biasa didatangi korban.
Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo, mengatakan proses pencarian dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan hilangnya korban pada hari yang sama.
Baca juga: Menkeu Purbaya Sebut Penetapan Tersangka Pegawai Bea Cukai dan Pajak Jadi Shock Therapy
Menurut Achril, pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat desa, keluarga, hingga masyarakat sekitar yang turut membantu menyisir lokasi yang diduga menjadi area aktivitas korban.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani. Ia kerap beraktivitas di kebun serta masuk ke kawasan hutan di sekitar desa, sehingga pencarian difokuskan di wilayah tersebut.
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Lokasi penemuan korban berada di jalur hutan dengan kondisi medan berat, berupa jalan setapak yang sempit dan berlumpur, serta dikelilingi pepohonan lebat.
Warga bersama petugas harus berjalan kaki menyusuri jalur licin sambil membawa tandu darurat untuk mengevakuasi jenazah korban. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat sejumlah warga mengangkat tandu berwarna oranye melewati jalur hutan dengan kondisi tanah basah dan tidak rata.
Baca juga: Bupati Ngada Bantah Siswa SD Meninggal karena Tak Punya Alat Tulis
Sebagian warga menggunakan perlengkapan seperti sepatu bot guna menyesuaikan kondisi medan yang cukup berisiko.
Setelah berhasil dikeluarkan dari lokasi penemuan, jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan diangkut menggunakan mobil pikap.
Petugas bersama warga berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Jenazah kemudian dibawa keluar dari kawasan hutan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Desa Bulotalangi Timur berada di wilayah perbukitan Kabupaten Bone Bolango.
Wilayah tersebut berjarak sekitar 40 kilometer dari Bandara Djalaluddin Gorontalo dan sekitar 35 kilometer dari Pelabuhan Gorontalo, dengan waktu tempuh perjalanan darat sekitar 1,5 hingga 2 jam tergantung kondisi cuaca dan akses jalan.
Hingga saat ini, aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.
Pihak keluarga juga masih menunggu hasil proses lanjutan dari pihak berwenang.(*)