Hiu Paus Gorontalo
6 Hiu Paus Muncul di Botubarani, Cuaca Cerah Dukung Aktivitas Snorkeling
Wisata Hiu Paus Botubarani di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, kembali menampilkan daya tariknya.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HIU-PAUS-Kondisi-Wisata-Hiu-Paus-Botubarani-Kabupaten-Bone-Bolango-Gorontalo-Sabtu-1712026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak enam ekor hiu paus terpantau muncul di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada Jumat (30/1/2026).
- Kondisi cuaca cerah dan ombak stabil mendukung aktivitas wisata bahari seperti snorkeling dan diving.
- Sepanjang Januari 2026, kemunculan hiu paus tercatat relatif stabil antara empat hingga tujuh ekor per hari.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Wisata Hiu Paus Botubarani di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, kembali menampilkan daya tariknya.
Pada Jumat (30/1/2026), sebanyak enam ekor hiu paus terpantau muncul di perairan Botubarani.
Berdasarkan pantauan langsung TribunGorontalo.com hingga pukul 14.27 Wita, kondisi cuaca di kawasan tersebut terpantau cerah dengan ombak laut dalam kondisi normal atau standar.
Situasi ini dinilai aman dan mendukung aktivitas wisata bahari seperti snorkeling dan diving.
Baca juga: Pria di Sulteng Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton 5 Meter saat Istirahat di Kebun
Meski cuaca mendukung, hingga siang hari belum terlihat aktivitas kunjungan wisatawan.
Pengelola menyebut kondisi tersebut tergolong wajar karena kunjungan wisata di Botubarani umumnya ramai pada pagi hari dan kembali meningkat pada sore menjelang petang, saat suhu udara lebih sejuk.
Data pencatatan harian yang terpampang di papan informasi kawasan wisata menunjukkan, sepanjang Januari 2026 jumlah hiu paus yang muncul relatif stabil, berkisar antara empat hingga tujuh ekor per hari.
Pada hari ini tercatat enam ekor hiu paus beraktivitas di perairan dangkal Botubarani.
Sementara itu, sehari sebelumnya pada Kamis (29/1/2026), pengelola mencatat kemunculan lima ekor hiu paus di kawasan Teluk Tomini.
Salah satu pengelola wisata Hiu Paus Botubarani, Salim Latif, mengatakan bahwa awal tahun 2026 membawa peningkatan kunjungan wisatawan, termasuk dari luar daerah hingga mancanegara.
“Sejak awal Januari sampai sekarang cukup ramai, terutama pagi dan sore hari. Banyak pengunjung dari luar Gorontalo, bahkan turis mancanegara juga mulai sering datang,” ujarnya.
Menurut Salim, wisatawan datang dengan berbagai tujuan, mulai dari sekadar melihat hiu paus, snorkeling, hingga mendokumentasikan momen dari atas perahu kaca.
Pengelola lainnya, Rasyid Haipi, menambahkan bahwa wisata hiu paus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat pesisir sekitar.
“Banyak warga yang terlibat langsung, mulai dari pemandu wisata, operator perahu, penjaga loket, hingga penyedia perlengkapan snorkeling. Wisata ini benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Rasyid.
Ia juga menjelaskan bahwa penyesuaian skema tarif di tahun 2026 dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan pengelolaan agar wisata tetap berkelanjutan.
“Penyesuaian harga bukan semata untuk keuntungan, tetapi agar pengelolaan lebih tertata dan aspek konservasi hiu paus tetap terjaga,” jelasnya.
Wisata Hiu Paus Botubarani dikenal sebagai destinasi wisata bahari berbasis konservasi yang telah dikenal secara nasional.
Hiu paus (Rhincodon typus) merupakan ikan terbesar di dunia dengan panjang tubuh dapat mencapai lebih dari 12 meter, namun dikenal jinak karena hanya memakan plankton dan ikan kecil.
Sejak 2016, hiu paus rutin muncul di perairan Botubarani dan menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ikon wisata Gorontalo.
Untuk menjaga keselamatan pengunjung dan kelestarian satwa laut, pengelola menerapkan sejumlah aturan, seperti pembatasan jumlah kapal, larangan menyentuh hiu paus, menjaga jarak aman, serta tidak menggunakan lampu blitz saat pengambilan foto.
Dari sisi akses, lokasi wisata ini tergolong strategis. Jarak dari pusat Kota Gorontalo sekitar 20 menit perjalanan darat, sembilan menit dari Pelabuhan Ferry Gorontalo, serta sekitar 47,4 kilometer dari Bandara Djalaluddin Gorontalo dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam tujuh menit.
Dengan kondisi cuaca cerah, ombak stabil, dan kemunculan hiu paus yang konsisten, Botubarani tetap menjadi destinasi unggulan Gorontalo yang menawarkan pengalaman wisata bahari sekaligus edukasi konservasi laut.
(*)
Hiu Paus Gorontalo
Pangkalan Hiu Paus Gorontalo
Wisata Hiu Paus Gorontalo
Botubarani Gorontalo
Puncak Botubarani
| Hiu Paus Muncul Tiap Hari di Botubarani Gorontalo, Pengelola Wisata Malah Keluhkan Ini |
|
|---|
| Wisata Hiu Paus Gorontalo Ramai Dikunjungi, Turis Jepang Snorkeling hingga Beri Makan Sherly |
|
|---|
| Rincian Harga Terbaru Wisata Hiu Paus Botubarani di Tahun 2026, Apa saja yang Berubah? |
|
|---|
| Hiu Paus Tak Pernah Absen Muncul di Botubarani Gorontalo, Wisatawan Dijamin Tak Kecewa |
|
|---|
| Souvenir Unik Buatan Salim Latif, Warga Botubarani yang Jadi Incaran Wisatawan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.