Gorontalo Hari Ini
Nama Dicatut, Sudarman Samad Klarifikasi Modus Penipuan ke ASN Dikbud Gorontalo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, mengungkap adanya modus penipuan
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sekretaris-Dewan-DPRD-Provinsi-Gorontalo-Sudarman-Samad-fff.jpg)
Namun, ia memastikan nomor yang digunakan bukanlah miliknya.
Sebagai pejabat baru, Sudarman mengingatkan ASN agar lebih waspada terhadap modus serupa.
Ia khawatir bukan hanya dirinya, tetapi juga pejabat lain bisa menjadi sasaran pencatutan identitas.
“Saya masih aktif berkoordinasi dengan banyak pejabat, jadi kemungkinan ada nama lain yang dicatut juga,” katanya.
Sudarman Samad baru saja dilantik oleh Gubernur Gorontalo sebagai Kadis Dikbud pada Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo.
Jabatan Sekretaris Dewan kini diisi oleh Rifli Katili.
Sementara posisi Kadis Dikbud sebelumnya diemban Rusli Nusi.
Pelantikan Sudarman merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Gubernur Gusnar Ismail.
Sebanyak 25 pejabat eselon II dilantik dalam kesempatan tersebut.
Rotasi ini disebut sebagai langkah penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Sudarman menilai, momentum pelantikannya seharusnya menjadi awal untuk bekerja membangun sektor pendidikan dan kebudayaan.
Namun, kasus pencatutan nama justru menjadi ujian pertama yang harus ia hadapi. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ASN terhadap segala bentuk komunikasi mencurigakan.
Menurutnya, setiap permintaan yang mengatasnamakan pejabat harus diverifikasi dengan benar.
Sudarman juga meminta agar ASN tidak mudah percaya terhadap pesan yang beredar melalui aplikasi perpesanan. Ia menegaskan, segala urusan kedinasan akan selalu dilakukan melalui mekanisme resmi.