Pilkada Gorontalo
Golkar Gorontalo Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, PDIP Tegas Menolak
Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD terus menuai respons beragam dari partai politik di Provinsi Gorontalo.
Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Idah-Syahidah-dan-La-Ode-Haimuddin.jpg)
TribunGorontalo.com
Pihak yang Mendukung Pilkada melalui DPRD (Golkar dan beberapa partai lain)
Idah Syahidah (Ketua DPD I Golkar Gorontalo / Wakil Gubernur Gorontalo) menegaskan Golkar sejak awal mendukung Pilkada lewat DPRD.
Alasannya:
- Kepatuhan struktural terhadap keputusan DPP Golkar.
- Efisiensi anggaran negara (menghemat biaya penyelenggaraan Pilkada).
- Idah menyebut dukungan juga datang dari partai lain: Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat.
Pihak yang Menolak Pilkada melalui DPRD (PDI Perjuangan)
La Ode Haimudin (Ketua DPD PDI Perjuangan Gorontalo / Wakil Ketua DPRD Provinsi) menolak wacana Pilkada lewat DPRD.
Alasannya:
- Pilkada langsung adalah hasil perjuangan reformasi dan bentuk kedaulatan rakyat.
- Demokrasi tidak bisa diukur hanya dari mahal atau murahnya biaya.
- Politik uang bisa ditekan dengan aturan yang konsisten, bukan dengan mencabut hak pilih rakyat.
- Ia menekankan pentingnya aspirasi publik: masyarakat harus ditanya apakah rela hak memilih diserahkan ke DPRD.
- PDI Perjuangan berkomitmen menjaga suara rakyat sebagai pemilik sah kedaulatan.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Baca Juga