Polemik QRIS

Ternyata Ada Cafe di Gorontalo yang Tolak Uang Tunai dan Hanya Terima QRIS

 Setelah viral gerai Roti O menolak pembayaran tunai, kini sejumlah warga Gorontalo juga mulai mengeluhkan hal yang sama. 

Editor: Wawan Akuba
WawanAkuba
FOTO STOK -- Seorang warga sedang melakukan pembayaran digital menggunakan QRIS. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Setelah viral gerai Roti O menolak pembayaran tunai, kini sejumlah warga Gorontalo juga mulai mengeluhkan hal yang sama. 

Rupanya, fenomena kafe yang menolak pembayaran tunai dan hanya melayani transaksi menggunakan QRIS terjadi di Gorontalo

Kepada TribunGorontalo.com, Ilyas Pakaya mengungkapkan bahwa praktik “cashless only” sebetulnya sudah lama diterapkan di Gorontalo.

Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan konsumen. Bahkan, ada rasa keadilan yang dilanggar dalam praktik tersebut. 

“Di Gorontalo juga sudah ada kafe yang menolak pembayaran tunai dan hanya menerima QRIS. Ini seharusnya menjadi perhatian serius,” ungkapnya saat ditemui. 

Baca juga: Ribuan Warga Pohuwato Terancam Krisis Air Bersih, Tambang Emas Ilegal Jadi Sorotan

Menurut Ilyas, digitalisasi sistem pembayaran memang perlu didorong, namun tidak boleh dilakukan dengan cara memaksa.

Ia menegaskan bahwa uang tunai masih merupakan alat pembayaran yang sah dan dilindungi oleh regulasi negara.

“QRIS itu memudahkan, bukan memaksa. Kalau konsumen tidak diberi pilihan, ini justru menyulitkan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya, Ilyas juga secara terbuka meminta Bank Indonesia (BI), khususnya BI Perwakilan Gorontalo, untuk turun tangan dan memberikan penegasan kepada pelaku usaha.

Ia menilai perlu ada pengawasan agar penerapan sistem non-tunai tidak melanggar hak konsumen.

Sorotan terhadap praktik tersebut turut dibenarkan oleh Riki Patuti, seorang warga Gorontalo, yang mengaku sudah lama menemui kebijakan serupa.

“Di kafe-kafe kita (Gorontalo) raktik seperti ini sudah lama ada. Ada yang langsung bilang tidak terima uang tunai,” ungkap Riki.

Ia menilai kebijakan tersebut kerap menyulitkan pelanggan, terutama saat terjadi gangguan jaringan atau kendala pada sistem pembayaran digital.

Belum lagi jika ternyata ada warga yang tak memiliki saldo digital dan hanya memiliki uang tunai. 

"Saya pernah itu hanya bawa uang cash. Sebagai mahasiswa tentu saldo digital kan tidak ada. Tidak mungkin Rp 20 ribu tf ke rekening atau ewalet," kata dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved