Berita Populer Hari Ini
GORONTALO POPULER: 1.538 Warga Terpapar HIV/AIDS, TKA Digelar, Kasus Dugaan Pelecehan Jalani Sidang
Berikut berita populer Gorontalo yang dirangkum hari ini, Rabu (29/4/2026).
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berikut-berita-populer-Gorontalo-yang-dirangkum-hari-ini-Rabu-2942026.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Berikut berita populer Gorontalo yang dirangkum hari ini, Rabu (29/4/2026).
Mulai dari warga Gorontalo yang terpapar HIV/AIDS hingga meninggal dunia, pelaksanaan TKA digelar di Kota Gorontalo hingga tersangka kasus dugaan pelecehan jalani sidang perdana.
Baca berita populer selengkapnya di bawah ini :
1. Pemprov Gorontalo Gandeng Parigi Moutong, Bahas Pasar Durian hingga Kerja Sama Pendidikan
Komoditas durian menjadi pintu masuk kerja sama antardaerah antara Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Peluang ini dinilai strategis karena kedua wilayah memiliki potensi produksi yang besar dengan karakter pasar yang saling melengkapi.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa Gorontalo juga memiliki sentra durian yang cukup potensial.
Ia mencontohkan kawasan Randangan sebagai salah satu wilayah penghasil durian utama di Gorontalo.
2. 1.538 Warga Gorontalo Terpapar HIV/AIDS Sejak 2001, 510 Orang Meninggal
Kasus HIV/AIDS di Provinsi Gorontalo terus menunjukkan tren yang perlu diwaspadai.
Secara kumulatif sejak 2001 hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 1.538 kasus HIV/AIDS di Gorontalo. Dari jumlah tersebut, 510 penderita dilaporkan meninggal dunia.
Data tersebut diperoleh TribunGorontalo.com dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, Selasa (28/4/2026).
3. BREAKING NEWS: Muhammad Amin Ramadhan Tersangka Dugaan Pelecehan Jalani Sidang Perdana
Muhammad Amin Ramadhan tersangka kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur segera disidangkan.
Persidangan perdana tersebut akan berlangsung di ruang sidang utama Prof R. Subekti di Pengadilan Negeri Gorontalo, Selasa (28/4/2206).