Kebakaran di Gorontalo
5 Fakta Kebakaran di Dulalowo Kota Gorontalo, 6 Rumah Terbakar dan Puluhan Warga Terdampak
Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FOTO-DRONE-Potret-kebakaran-di-Dulalolowo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (16/12/2025).
Peristiwa ini menghanguskan rumah warga, memicu kepanikan, serta menyisakan kisah pilu para korban.
Berikut lima fakta kebakaran di Dulalowo yang dirangkum TribunGorontalo.com:
1. Enam Rumah Warga Terbakar, Dua Ludes Dilalap Api
Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Madura mengakibatkan enam rumah warga terbakar.
Dari jumlah tersebut, dua rumah dilaporkan ludes terbakar, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda akibat jilatan api.
Baca juga: Bupati Boalemo Gorontalo Rum Pagau Tegas! Kades Selingkuh Bakal Langsung Dicopot
Camat Kota Tengah, Sitami Suratinoyo, menyampaikan bahwa data tersebut merupakan informasi sementara yang diterima dari pihak kelurahan setempat.
“Informasi dari pak lurah ada sekitar enam rumah yang terbakar, yang ludes dua rumah,” ujar Sitami kepada TribunGorontalo.com.
Kondisi rumah yang saling berdekatan di kawasan padat penduduk membuat api dengan cepat merambat, sehingga menyulitkan upaya awal pemadaman dan memperbesar dampak kebakaran.
2. Kebakaran Berdampak pada 16 KK dan 51 Jiwa, Kelompok Rentan Ikut Terdampak
Kebakaran di Dulalowo tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan warga.
Tercatat 16 kepala keluarga (KK) dengan total 51 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Di antara jumlah tersebut, terdapat kelompok rentan, yakni dua penyandang disabilitas, dua orang lanjut usia, serta empat balita.
Kondisi ini membuat penanganan pascakebakaran membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah dan pihak terkait.
“Ada 16 kepala keluarga dengan total 51 jiwa,” kata Sitami.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan kelurahan untuk memastikan kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi.
3. Api Berkobar Hebat Disertai Asap Hitam dan Dentuman Keras
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi sekitar pukul 13.00 Wita menunjukkan api masih berkobar hebat. Asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi ke udara dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh.