Aleg DPRD Gorontalo Dianiaya
Rachmat Gobel Sebut Sidak Anggota DPRD Gorontalo di Tambang Suwawa Sudah Sesuai Prosedur
Rachmat menyebut tindakan Mikson Yapanto melakukan sidak aktivitas pertambangan di Suwawa
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rachmat-Gobel-kiri-dan-Mikson-Yapanto.jpg)
Ia menyebut mereka datang dengan membawa anak-anak.
Hal itu membuat Mikson luluh. Ia mengaku pernah mengalami musibah, sehingga baginya memaafkan adalah hal yang perlu dilakukan.
“Saya tahu perasaan mereka. Mungkin para tersangka di dalam cuek saja, tetapi keluarga mereka di luar yang harus kita pikirkan,” ujarnya.
Hal itulah yang menjadi dasar ia menarik laporan tersebut.
Mikson menegaskan bahwa apa yang ia lakukan sebelumnya adalah tugas negara.
“Tugas saya sebagai anggota DPRD itu mengawasi, melekat,” tegasnya.
Sementara itu, Kris Wartabone yang mewakili penambang juga menyampaikan terima kasih kepada Mikson.
Ia menyinggung peran besar para istri penambang yang berhasil membuat Mikson memilih berdamai dan menarik laporan.
“Mereka lah yang mendamaikan itu,” jelasnya.
Ia menyebut semua pihak kini merasa lega dan masalah dianggap selesai.
“Sudah tidak ada lagi dendam, sudah tidak ada lagi hal-hal yang barangkali tidak seharusnya terjadi,” pungkasnya.
Baca juga: Breaking News: Rachmat Gobel Datangi Polda Gorontalo Terkait Kasus Mikson Yapanto
Awal Mula Kasus
Sebelumnya diberitakan, Mikson Yapanto, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Nasdem, menjelaskan insiden yang dialaminya di Kantor DPD Nasdem Provinsi Gorontalo, Jumat (28/11/2025).
Ia mengaku mendapat perlakuan kekerasan dari sekelompok orang terkait masalah tambang di Kabupaten Bone Bolango.
Hal itu terjadi saat mereka datang meminta penjelasan terkait aktivitas sidak tambang.