Kapal Ferry Gorontalo
Daftar Harga Tiket Terbaru Kapal Fery Rute Gorontalo Menuju Sulteng dan Sebaliknya
masyarakat kini sudah bisa mengakses harga tiket terbaru dua kapal penyeberangan reguler di Pelabuhan Ferry
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapal-Ferry-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, masyarakat kini sudah bisa mengakses harga tiket terbaru dua kapal penyeberangan reguler di Pelabuhan Ferry Gorontalo.
Informasi tarif yang diperoleh Tribun Gorontalo, Rabu (10/12/2025), telah dipasang secara resmi agar warga dapat merencanakan perjalanan menuju Pagimana, Wakai, maupun Ampana.
Tarif Penumpang KMP Moinit dan KMP Tuna Tomini
Untuk rute Gorontalo–Pagimana yang dilayani KMP Moinit, tarif penumpang adalah:
• Dewasa ekonomi: Rp121.200
• Bayi ekonomi: Rp12.700
• Dewasa kelas bisnis dengan ranjang: Rp132.000
Baca juga: Ekonomi Kota Gorontalo Tumbuh 5,72 Persen pada Triwulan III 2025
Sementara untuk rute Gorontalo–Wakai melalui KMP Tuna Tomini, tarif penumpang meliputi:
• Dewasa ekonomi: Rp65.300
• Bayi ekonomi: Rp6.700
• Dewasa kelas bisnis dengan ranjang: Rp72.000
• Tarif Kendaraan KMP Moinit dan Tuna Tomini
Baca juga: BREAKING NEWS: Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea Diperiksa Polisi Pasca Pembacokan di Pasar Sentral
Pada rute Gorontalo–Pagimana, tarif kendaraan di KMP Moinit berkisar dari:
• Rp156.600 (sepeda) hingga Rp12.389.100 (tronton di atas 16 meter).
Untuk KMP Tuna Tomini, tarif kendaraan berada pada kisaran:
• Rp108.000 (sepeda) hingga Rp6.608.400 (tronton panjang).
Tarif Penyeberangan Gorontalo–Ampana
PT ASDP juga merilis tarif penumpang Gorontalo–Ampana via KMP Tuna Tomini:
• Ekonomi dewasa: Rp129.300
• Ekonomi bayi: Rp13.200
• Bisnis dewasa: Rp140.000
• Bisnis bayi: Rp89.000
• Eksekutif dewasa (full AC): Rp167.000
• Eksekutif bayi: Rp103.000
Untuk kendaraan, tarif mencakup seluruh golongan, mulai:
Rp196.000 (Golongan I sepeda) hingga Rp12.184.900 (Golongan IX tronton atau alat berat).
Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat
Kepala Wasatpel Pelabuhan Ferry Gorontalo, Deni Abdul, mengatakan jadwal kapal tetap mengikuti pola reguler.
“Masih dua hari sekali untuk kapal yang melayani jalur Gorontalo,” ujarnya.
Menurut Deni, sejak 8 Desember jumlah penumpang mulai menunjukkan peningkatan.
“Biasanya menjelang tanggal 25 semakin banyak yang berangkat. Tapi sejauh ini tetap lancar,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan warga agar mengacu pada sumber resmi terkait pembelian tiket.
“Tiket ekonomi tersedia di aplikasi Ferizy. Untuk bisnis dan VIP hanya di loket pelabuhan, supaya warga terhindar dari penipuan,” tegas Deni.
Pelabuhan Penting untuk Rute Sulawesi Tengah dan Togean
Pelabuhan Ferry Gorontalo yang berada di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, menjadi titik vital perjalanan laut menuju Sulawesi Tengah dan Kepulauan Togean, sekaligus jalur distribusi logistik antarwilayah.
Fasilitas pelabuhan meliputi ruang tunggu, area kendaraan, dermaga kapal, serta pos pelayanan informasi.
Aktivitas bongkar muat berlangsung hampir setiap hari, terutama menjelang akhir tahun saat mobilitas warga meningkat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.