PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo Tinjau Penyaluran Bantuan Sapi untuk 793 Warga di Pohuwato
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bertemu langsung dengan masyarakat penerima bantuan ternak sapi di dua desa, yakni Desa Omayuwa
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-tinjau-penerima-sapi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melakukan peninjauan langsung ke Desa Omayuwa dan Desa Dulomi
- Bantuan berupa satu ekor sapi per penerima ini diproyeksikan untuk penguatan ekonomi warga
- Pemprov Gorontalo menyatakan adanya keterbatasan dalam pengadaan sapi baru akibat efisiensi anggaran pusat
TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bertemu langsung dengan masyarakat penerima bantuan ternak sapi di dua desa, yakni Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, dan Desa Dulomi, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Senin (8/12/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sapi yang telah diserahkan benar-benar berada di tangan kelompok peternak dan dalam kondisi sehat.
Gusnar meninjau satu per satu lokasi penyaluran, sekaligus berdialog dengan penerima bantuan.
“Sapi itu sudah berada di tangan petani dan kelompok peternak, dan saya lihat tadi sehat walafiat,” kata Gusnar dengan nada yakin.
Ia menjelaskan bahwa sapi yang baru disalurkan tersebut sudah memasuki usia produktif.
Menurutnya, proses reproduksi bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Kalau umurnya seperti yang saya lihat tadi, mungkin satu tahun lagi baru kita bisa lakukan inseminasi buatan supaya segera bunting dan menghasilkan anak,” ujarnya.
Total penerima bantuan sapi di dua desa itu mencapai 793 orang.
Setiap penerima mendapatkan satu ekor sapi yang dibagikan melalui kelompok peternak.
“Ada kurang lebih 793 orang, masing-masing dapat satu. Ini cukup besar untuk penguatan ekonomi warga kita,” jelas Gubernur.
Gusnar meyakini bantuan ternak tersebut akan memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima, terutama jika proses pengembangbiakannya berjalan optimal.
Ia mendorong kelompok peternak untuk terus menjaga kesehatan sapi hingga masa berkembang biak.
“Kalau ini berkembang, manfaatnya bisa berlipat di masyarakat. Saya berharap kelompok bisa merawat dengan baik,” ucapnya.
Baca juga: Terungkap Detik-detik Pembacokan di Pasar Sentral Gorontalo, Korban Lagi Nongkrong Bersama Keluarga
Meski demikian, ia mengakui ada tantangan di tahun mendatang.