PEMPROV GORONTALO
PUPR Provinsi Gorontalo Siapkan Rencana Strategis 2026, Dua Ruas Jalan Prioritas Diperbaiki
Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo terus mematangkan sejumlah rencana strategis untuk peningkatan infrastruktur jalan pada tahun 2026.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jalan-HOS-Cokroaminoto-Kota-Gorontalo-cdfd888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo terus mematangkan sejumlah rencana strategis untuk peningkatan infrastruktur jalan pada tahun 2026.
Meski kondisi keuangan daerah masih dalam situasi efisiensi, pemerintah memastikan berbagai usulan anggaran ke pusat tetap digenjot agar proyek prioritas tidak tertunda.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Meyko Isa, mengatakan bahwa pihaknya sejak awal telah menyiapkan banyak stok desain untuk kebutuhan program tahun 2026.
Baca juga: Bupati Pohuwato Sebut Cetak Sawah Jadi Langkah Strategis Ketahanan Pangan Gorontalo
Langkah ini menjadi strategi utama agar pengusulan ke kementerian dapat diproses lebih cepat.
Stok Desain dan Readiness Criteria Dipacu
Menurut Meyko, Bina Marga telah menyiapkan berbagai desain teknis untuk mendukung pengajuan anggaran, baik melalui Inpres Jalan Daerah maupun skema penanganan pasca bencana dari BNPB.
“Sejak awal kami sudah menyiapkan banyak stok desain. Itu kami siapkan sebagai strategi agar daerah punya peluang lebih besar mendapatkan anggaran pusat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Ia menegaskan bahwa pihaknya kini fokus melengkapi seluruh readiness criteria (RC) sebagai syarat utama agar daerah bisa menerima alokasi anggaran pusat.
“Sampai saat ini kami terus berusaha melengkapi seluruh RC yang menjadi dasar bagi kementerian untuk memberikan anggaran,” jelasnya.
Dua Ruas Jalan Prioritas Tahun 2026
Meskipun APBD Provinsi Gorontalo masih terbatas, Bina Marga tetap mengusulkan dua ruas jalan prioritas untuk dikerjakan tahun depan, yaitu:
1.Jalan HOS Cokroaminoto
2.Jalan Asparaga
“Dalam situasi efisiensi pun kami tetap memberikan usulan perbaikan untuk Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Asparaga,” kata Meyko.
Selain memaksimalkan APBD, pihaknya juga tetap mengajukan bantuan pendanaan ke Kementerian PUPR. Seluruh desain engineering detail telah disiapkan sebagai bagian dari persyaratan teknis.
“Seluruh desain engineering detail sudah siap. Itu menjadi dasar kami mengusulkan ke kementerian,” tambahnya.
Kebutuhan Anggaran Capai Ratusan Miliar
Dua ruas jalan prioritas tersebut memerlukan anggaran cukup besar. Berdasarkan hasil perencanaan konsultan:
1.Jalan HOS Cokroaminoto: membutuhkan lebih dari Rp 11 miliar
2.Jalan Asparaga (16 km): membutuhkan sekitar Rp 150 miliar
Meyko menegaskan bahwa pemerintah akan tetap memaksimalkan anggaran berapa pun yang dapat dialokasikan.
“Kita semua tergantung kemampuan daerah. Berapa pun yang dianggarkan, pasti akan kami maksimalkan,” tutupnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.