PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gusnar Cetak Sawah di Pohuwato, Luasnya Separuh Kota Gorontalo
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memulai pencetakan sekitar 5.000 hektare sawah baru di Kabupaten Pohuwato.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/CETAK-SAWAH-Alat-berat-yang-bakal-mengerjakan-5-ribu-sawah-di-Pohuwato-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memulai pencetakan sekitar 5.000 hektare sawah baru di Kabupaten Pohuwato.
Ini adalah proyek raksasa yang disebut sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan Gorontalo.
Sebagai informasi, 5 ribu hektar artinya setara lebih dari separuh luas Kota Gorontalo yang berada di kisaran 7.900 hektare.
Ground breaking dipusatkan di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Senin (8/12/2025). Total pengerjaan yang dimulai mencapai 5.642 hektare.
Setibanya di lokasi, Gusnar didampingi Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, langsung meninjau titik awal pengerjaan.
Baca juga: Bupati Saipul Mbuinga Kawal Pencetakan Sawah 5.642 H, Pohuwato Siap Jadi Lumbung Pangan Gorontalo
Alat berat, mulai ekskavator hingga traktor besar, sudah bersiap sejak pagi untuk membuka lahan secara bertahap.
Danrem 133, Brigjen TNI Hardo Sihotang, turut hadir memastikan dukungan TNI dalam pengamanan dan bantuan teknis di lapangan.
Tetap Prioritas Meski Anggaran Nasional Terpangkas
Dalam sambutannya, Gusnar menegaskan bahwa pencetakan sawah skala besar ini merupakan perhatian langsung pemerintah pusat.
Ia menyebut Gorontalo tetap mendapat prioritas, meski secara nasional daerah sedang menghadapi pemangkasan anggaran.
“Kita sedang mengalami pemotongan anggaran, tetapi pemerintah pusat tetap memberikan ruang besar untuk pembangunan sektor pangan di Gorontalo,” ujarnya.
Gusnar menekankan bahwa prioritas tersebut harus dibalas dengan percepatan kerja di tingkat daerah.
Ia mencontohkan keputusan bantuan 58 unit traktor dari Kementerian Pertanian yang diputuskan hanya beberapa jam setelah rapat pagi di Jakarta.
Diputuskan 5.000 Hektare untuk Pohuwato
Menurut Gusnar, pembahasan awal dengan kementerian sempat menyebut kebutuhan anggaran mencapai triliunan rupiah.
Namun pemerintah pusat langsung menyetujui tahap pertama berupa 5.000 hektare sawah baru khusus di Pohuwato, kemudian ditambah sekitar 200 hektare lagi.