Universitas Negeri Gorontalo
Rektor UNG Gorontalo Eduart Wolok Dorong Dosen Muda Jadi Motor Penggerak Inovasi Kampus
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., memberikan motivasi kepada para dosen muda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor-UNG-Eduart-Wolok-bersama-dosen-muda.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., memberikan motivasi kepada para dosen muda agar menjadi motor penggerak inovasi di kampus.
Dalam kegiatan Ramah Tamah bersama jajaran pimpinan dan dosen baru, Eduart menegaskan bahwa dosen memiliki peran krusial dalam mewujudkan visi UNG sebagai Kampus Kerakyatan yang Unggul dan Berdaya Saing.
“UNG kini berada dalam fase percepatan transformasi dan modernisasi kampus. Oleh karena itu, dibutuhkan SDM yang inovatif, adaptif, dan memiliki semangat kolaboratif,” ujarnya.
Eduart menyebut kehadiran dosen muda merupakan energi sekaligus harapan masa depan UNG.
Dosen-dosen muda ini diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat, memahami arah pengembangan institusi, serta berkontribusi aktif dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Para dosen muda diharapkan dapat memperkuat barisan akademisi yang berkomitmen menghadirkan pembelajaran berkualitas, riset unggul, dan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ramah tamah ini dirancang sebagai wadah pengenalan visi, misi, serta arah kebijakan strategis universitas kepada dosen baru. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pimpinan UNG dengan tenaga pendidik muda agar tercipta lingkungan akademik yang produktif dan saling mendukung.
“Melalui kegiatan ini, UNG berharap terbangun keselarasan visi dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Para dosen muda diharapkan menjadi motor penggerak dalam berbagai inovasi akademik, sehingga ke depan UNG semakin siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Eduart. (*)