Aleg DPRD Gorontalo Dianiaya
Aleg DPRD Gorontalo Mikson Yapanto Nyaris Diamuk Oknum Penambang, Gara-Gara Bongkar Praktik Ilegal?
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mengaku kaget dan syok setelah dirinya nyaris diamuk oleh oknum penambang.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mikson-yapanto-dianiaya-oknum-penambang.jpg)
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, nyaris dianiaya oleh sekelompok pria
- Insiden ini diduga berakar dari kegiatan sidak yang dilakukan Mikson di kawasan tambang Suwawa Timur
- Mikson telah melaporkan insiden kekerasan fisik yang dialaminya ke Polda Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mengaku kaget dan syok setelah dirinya nyaris diamuk oleh oknum penambang.
Insiden itu terjadi di pelataran Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo pada Kamis (27/112025).
Mikson terlibat cekcok dengan sejumlah pria yang mengatasnamakan penambang rakyat Suwawa.
Atas insiden ini, Mikson sempat melaporkan para pelaku di Polda Gorontalo.
Kronologi kejadian
Mikson menceritakan kronologi saat dirinya mengalami kekerasan fisik.
Ia menyebut peristiwa ini berakar dari aktivitas pengawasan yang ia lakukan di kawasan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Sebagai anggota Pansus Pertambangan DPRD Gorontalo, Mikson turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi pertambangan yang banyak dikeluhkan warga.
Lokasi yang ia datangi merupakan area yang sedang dalam proses pengurusan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Di sana, ia menemukan sejumlah hal yang tidak sesuai aturan.
Kehadiran Mikson saat itu turut diliput sejumlah jurnalis. Ia pun memberikan komentar terkait temuannya di lapangan. Pernyataan tersebut kemudian memicu reaksi dari sebagian penambang.
Sehari setelah sidak, Mikson menerima pesan ajakan bertemu dari seorang oknum penambang. Pertemuan dijadwalkan pada Kamis sore (27/11/2025).
Sebagai politisi NasDem sekaligus Wakil Ketua Komisi DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson mengusulkan agar pertemuan dilakukan di Kantor DPW NasDem. Ia tidak menyangka ajakan itu justru berujung pada insiden yang mengejutkan.
Dalam pertemuan tersebut, Mikson mengaku nyaris dianiaya. Ia sempat mengalami kontak fisik hingga bagian leher.
“Saya kaget juga, sempat syok saya, kok jadi begini?” ungkap Mikson kepada TribunGorontalo.com, Jumat (28/11/2025).