Kasus HIV Gorontalo
Kasus HIV di Gorontalo Didominasi Remaja, Risiko Tertinggi Berasal dari Hubungan Sesama Jenis
Data Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat hingga November 2025, jumlah pengidap HIV mencapai 1.363 orang
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wagub-Gorontalo-Idah-Syahidah-mengungkap-kasus-HIV.jpg)
Seks anal adalah salah satu hubungan seks paling berisiko menjadi pintu penularan HIV.
Risiko ini semakin meningkat apabila penis tidak disunat dan ada luka kecil di penis.
Hubungan seks via vagina
Seseorang juga bisa tertular HIV jika melakukan hubungan seks via vagina tanpa kondom dengan pengidap HIV positif yang kondisi penyakitnya tidak terkontrol.
Ibu ke bayi selama kehamilan sampai menyusui Penularan HIV ibu ke janin dalam kandungan juga bisa terjadi selama kehamilan, kelahiran, atau menyusui.
Namun, risiko penularan ini bisa dicegah asalkan ibu hamil dengan HIV/AIDS minum obat ARV selama kehamilan sampai menyusui.
Menggunakan jarum suntik yang tidak steril
Penggunaan jarum suntik dan alat injeksi lain yang tidak steril setelah digunakan pengidap HIV tidak terkontrol bisa jadi salah satu cara penularan HIV.
Risiko ini bisa muncul dari narkoba suntik, tato, atau tindik badan.
Seks oral
Risiko penularan HIV pada seks oral sebenarnya rendah.
Tapi, orang riskan ketularan HIV apabila seks oral dilakukan penderita HIV di mulut pasangan yang punya sariawan, gusi berdarah, sakit mulut, atau ada luka dan infeksi menular seksual di penis penderita.
Digigit
Kendati terbilang jarang, digigit penderita HIV yang penyakitnya tidak terkontrol sampai berdarah dan ada luka robek juga bisa jadi salah satu cara penularan HIV.
Tapi ingat, tidak ada risiko penularan jika kondisi kulit yang digigit tidak terluka.
Berciuman saat sedang sariawan, gusi berdarah, sakit gigi. Seperti digigit, berciuman di mulut dengan penderita HIV yang penyakitnya tidak terkontrol saat sedang sariawan, gusi berdarah, sakit gigi, atau ada luka di bagian dalam mulut juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
Ingat, HIV tidak menular apabila ciuman dilakukan dalam kondisi mulut sehat.