Universitas Negeri Gorontalo
UNG Latih Mahasiswa Jadi Konselor Sebaya Melalui Workshop untuk Dukung Kesehatan Mental Kampus
UNG latih mahasiswa menjadi konselor sebaya untuk mendukung kesehatan mental kampus dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/konselor-sebaya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang suportif secara mental dan emosional bagi mahasiswa, Senin (13/10/2025).
Salah satu langkah nyatanya diwujudkan lewat kegiatan Workshop Konselor Sebaya.
Tema yang diangkat dalam workshop ini adalah Membangun Dukungan yang Bermakna untuk Teman Sebaya.
Tujuannya adalah untuk menyiapkan mahasiswa menjadi garda terdepan membantu serta mengatasi tantangan psikologis yang dihadapi mahasiswa lainnya.
Sehingga dalam workshop ini bukan hanya materi yang dibagikan namun juga diberikan keterampilan dasar konseling dan mentoring sehingga mampu berperan aktif di setiap fakultas.
Baca juga: Demi Penguatan Literasi Keuangan di Kampus, UNG Tekan MoU Dengan DJPRR Kementerian Keuangan RI
“Program ini adalah wujud komitmen UNG untuk mewujudkan lingkungan kampus yang sehat secara mental dan emosional. Kami ingin melatih mahasiswa untuk membantu upaya mengatasi permasalahan kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis,” ujar Idriyani Idris, Kepala UPA Bimbingan dan Konseling.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Abdul Hafidz Olii menyambut baik workshop ini.
Katanya, kegiatan ini sejalan dengan visi UNG sebagai kampus yang unggul dan berkarakter.
Menurut Hafidz, kesehatan mental merupakan aspek fundamental yang mendukung keberhasilan akademik dan pengembangan diri mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus kuat secara mental dan emosional. Melalui kegiatan ini, UNG berupaya menciptakan sistem pendampingan yang lebih manusiawi dan berempati, di mana mahasiswa saling mendukung satu sama lain,” ujar Hafidz.
Baca juga: Arief Rachman, Kepala Biro Keuangan UNG Tekankan Disiplin Jadi Kunci Utama Pelayanan yang Efisien
Ia menambahkan bahwa keberadaan konselor sebaya di lingkungan kampus akan memperkuat ekosistem kesejahteraan mahasiswa. Dengan adanya para konselor sebaya, mahasiswa tidak akan merasa sendirian ketika menghadapi tekanan akademik atau persoalan pribadi.
Dengan hadirnya konselor sebaya, mahasiswa diharapkan tidak merasa sendiri saat menghadapi tekanan akademik maupun persoalan pribadi, sehingga ekosistem kesejahteraan di kampus dapat lebih kuat.
(TribunGorontalo.com/ADV UNG)
Universitas Negeri Gorontalo
UNG
TribunGorontalo.com
Konselor Sebaya
kesehatan mental
Abdul Hafidz Olii
Idriyani Idris
| Mahasiswa UNG Berjualan Takjil di Kota Gorontalo, Cari Sumber Dana Kegiatan |
|
|---|
| UNG Kembangkan Riset Kulit Jeruk Nipis, Buka Peluang Produk Herbal dan Nutraseutikal |
|
|---|
| Optimistis 2026 Jadi Momentum Emas, UNG Satukan Visi Tingkatkan Prestasi Mahasiswa |
|
|---|
| FK UNG Resmi Buka Prodi Anestesiologi, Rektor: Fokus Hasilkan Dokter Spesialis Kompeten |
|
|---|
| Wamen Diktisaintek Stella Christie Dorong Peneliti UNG Go Global, Soroti Tantangan dan Peluang Riset |
|
|---|