Karimu Ditangkap Polisi Gorontalo
Kondisi 'Kolor Ijo' Gorontalo Jadi Sorotan, Karimu Ternyata Idap Penyakit TBC
Tertangkapnya Karim Makidu alias Karimu (39), menjadi akhir dari teror yang selama ini menyelimuti warga Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Foto-Karim-Makudu-alias-Karimu-duduk-di-kursi-roda.jpg)
Parang itu sempat jatuh ke air, namun Karimu terus melawan aparat saat terhanyut arus sungai.
Polisi dan warga tetap mengejar hingga akhirnya Karimu berhasil dilumpuhkan tanpa adanya korban jiwa dari pihak aparat maupun masyarakat.
Senjata tajam berupa sebilah parang kini diamankan oleh penyidik di Mapolres Bone Bolango sebagai barang bukti.
Karimu nyaris diamuk warga
Kisah penangkapan Karimu, yang terekam dalam video dan viral di Facebook, menunjukkan betapa besarnya emosi warga.
Video tersebut memperlihatkan suasana sejumlah warga yang sudah lama geram tampak mengejar Karimu.
Saat Karimu berhasil dikepung, warga nyaris meluapkan amarah mereka.
Momen paling mengkhawatirkan terjadi ketika beberapa warga mendapati Karimu masih membawa senjata tajam.
Warga yang sudah lama tertekan oleh aksi teror "Kolor Ijo" nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri di lokasi penangkapan tersebut.
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Kabila bertindak sigap.
Petugas segera bergerak cepat membentuk barikade untuk melindungi Karimu dari luapan emosi massa, memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur.
Kisah penangkapan yang dramatis ini pun menuai apresiasi dari masyarakat luas, termasuk warganet yang ramai mengucapkan terima kasih.
Baca juga: Persembunyian Terbongkar, Karimu Kolor Ijo Kabur ke Sungai, Polisi Gorontalo Dilawan Pakai Parang
Saat dibawa ke Mapolres Bone Bolango, Karimu memilih diam seribu bahasa. Ia tidak banyak berbicara kepada petugas maupun awak media.
Kapolres Bone Bolango menyatakan bahwa langkah selanjutnya adalah pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaku dan saksi-saksi terkait sejumlah laporan pencurian dengan pemberatan.