Wahyudin Moridu Dipecat PDIP
Pamitan dan Minta Maaf, Wahyudin Moridu Akan Hadir di Kantor DPRD Gorontalo Senin Besok
Wahyudin Moridu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, berencana menemui massa aksi unjuk rasa
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wahyudin-Moridu-mendadak-viral-di-medsos.jpg)
"Saya tegaskan, ini bukan penonaktifan, pemberhentian sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo," jelas La Ode.
Ia menambahkan, sesuai dengan ketentuan partai, surat pemberhentian akan disampaikan secara tertulis kepada pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo.
Saat ini, DPD PDI Perjuangan Gorontalo sedang mempersiapkan pengganti Wahyudin Moridu melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).
Pada kesempatan itu, La Ode Haimudin juga menyampaikan permohonan maaf atas perilaku salah satu kader partainya.
Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh kader PDI Perjuangan di Gorontalo untuk selalu menjaga nama baik dan kehormatan partai.
"Kami bertekad untuk menjadikan peristiwa ini sebagai bahan pelajaran penting bagi partai, agar tidak terulang di masa depan," pungkasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: PDIP Resmi Pecat Wahyudin Moridu dari Anggota DPRD Gorontalo
Kontroversi Wahyudin Moridu
Wahyudin Moridu, seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo, mendadak jadi sorotan publik.
Video dirinya bersama wanita beredar luas di media sosial.
Dalam sebuah video pendek yang diambil di dalam mobil, Wahyu Moridu membuat pernyataan yang memicu kemarahan netizen.
Bersama seorang wanita yang disebutnya "hugel" (hubungan gelap), Wahyu terekam sesumbar akan "merampok uang negara."
"Hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara," ucapnya sambil tertawa.
"Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini makin miskin," sahut Wahyu.
Video tersebut diduga direkam dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, dan langsung menyebar cepat di Facebook serta grup-grup WhatsApp.
Rekam jejak di dunia politik Wahyu Moridu sejatinya tak lepas dari kontroversi.
Pada Maret 2020, Wahyu Moridu ditangkap bersama dua anggota DPRD lainnya di Jakarta atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Ia bahkan secara terbuka mengaku pernah kecanduan obat-obatan terlarang selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menjalani rehabilitasi.
(tribungorontalo.com/fak/ht)