Viral Anggota DPRD Gorontalo
PDIP Gorontalo Belum Pecat Wahyudin Moridu, Statusnya Akan Dibahas di Rapat Internal
PDIP Provinsi Gorontalo belum mengambil keputusan terkait nasib politik Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/150722-Laode-Haimudin.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Gorontalo belum mengambil keputusan terkait nasib politik Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang viral usai ucapannya menuai kontroversi.
Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, memastikan bahwa status Wahyudin masih akan dibicarakan secara internal.
Rapat pembahasan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/9/2025) malam.
“Nanti kami mau rapat ini malam,” ujar La Ode saat dikonfirmasi.
Terkait isu pemecatan Wahyudin, La Ode menegaskan partai memiliki mekanisme yang harus ditempuh sebelum menjatuhkan keputusan.
“Sebagai partai politik, ada mekanisme yang harus dilewati,” tambahnya.
La Ode sendiri belum memberikan komentar personal terkait kasus yang menyeret Wahyudin, legislator asal Dapil VI (Kabupaten Boalemo–Pohuwato) itu.
Sebelumnya, nama Wahyudin Moridu ramai diperbincangkan setelah videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, ia melontarkan candaan akan “merampok uang negara biar makin miskin” saat sedang bepergian bersama seorang wanita ke Makassar.
Pernyataan itu memicu kritik keras dari masyarakat, hingga Wahyudin akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Facebook pribadinya.
Hingga kini, keputusan resmi PDIP terkait status Wahyudin Moridu masih menunggu hasil rapat internal DPD PDIP Provinsi Gorontalo.
Sedang Mabuk
Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo merampungkan pemeriksaan terhadap Wahyudin Moridu, Jumat malam (19/9/2025).
Fikram Salilama, Kepala BK memastikan kronologi kejadian viral itu langsung dengan Wahyudin.
Menurut Fikram, Wahyudin saat kejadian itu dalam kondisi tak sadar apa yang ia perbuat.
"Yang bersangkutan (Wahyudin) tidak tahu mengucapkan kata kata itu," kata Fikram.
Merasa janggal, Fikram pun mengaku mengejar penyebab hingga Wahyudin mengaku tak sadar mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati masyarakat tersebut.
Dalam video tersebut kata Fikram, pihaknya cukup jeli sehingga menemukan adanya botol minuman keras.
Dari situ, BK memperdalam apakah memang tak sadar mengucapkan kalimat dalam video lantaran mabuk minuman keras (miras).
"Kami kejar apakah saudara telah telah mengonsumis miras. Dia mengaku dari tadi malam (malam sebelum kejadian)," kata Fikram.
Dari pengakuan itu, rupanya terungkap jika Aleg PDIP itu saat video diambil dalam kondisi mabuk.
Sebab menurut Wahyudin, saat menuju Bandara Djlaluddin itu ia dalam masih dalam kondisi mabuk.
"Ini penyampaian beliau," katanya.
Sebetulnya kata Fikram, BK tak boleh membuka pengakuan ini kepada publik.
Namun karena Wahyudin mengizinkan keterangan itu diungkapkan ke publik, BK pun berani membuka keterangannya di konferensi pers malam tadi.
"Inti yang bersangkutan dia dalam kondisi tidak sadar, tidak mengetahu bahwa itu divideo," katanya. (*)
PDIP Gorontalo
Wahyudin Moridu
Rapat Internal
Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo
La Ode Haimudin
Eksklusif
| Wahyudin Moridu, Eks Anggota DPRD Gorontalo Resmi Diberhentikan Kemendagri, Masih Sempat Terima Gaji |
|
|---|
| Wahyudin Moridu Eks Anggota DPRD Gorontalo Rupanya Masih Sempat Terima Gaji usai Dipecat |
|
|---|
| Viral Ingin Rampok Negara, Eks Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Banting Setir Jualan Es Batu |
|
|---|
| Wahyudin Moridu dan Ahmad Sahroni, 2 Sopir Truk Berbeda Nasib di Dunia Politik |
|
|---|
| Satu Kursi DPRD Provinsi Gorontalo Kosong, Proses PAW Wahyudin Moridu Menunggu SK Mendagri |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.