Viral Anggota DPRD Gorontalo
Viral Ucapkan ‘Memiskinkan Negara’, Ini Profil Wahyudin Moridu Aleg Termuda DPRD Gorontalo
Nama Wahyudin Moridu kini tengah jadi sorotan publik. Di usianya yang baru memasuki 30 tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ALEG-TERMUDA-Wahyudin-Moridu-aleg-termuda-DPRD-Provinsi-Gorontalo-periode-2025-2031.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nama Wahyudin Moridu kini tengah jadi sorotan publik.
Di usianya yang baru memasuki 30 tahun, ia mencatat sejarah sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo termuda periode 2025–2031 dari PDIP.
Namun, kiprah politiknya harus diwarnai dengan kasus kontroversial setelah videonya viral di media sosial.
Wahyudin lahir di Desa Kota Raja, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, pada 11 November 1995.
Ia adalah putra pasangan Darwis Moridu, mantan Bupati Boalemo, dan Rensi Makuta, anggota DPRD Boalemo tiga periode.
Pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2025, Wahyudin berhasil meraih 5.654 suara di Dapil 6 (Boalemo–Pohuwato).
Rinciannya, 1.792 suara dari Dulupi, 2.396 suara dari Tilamuta, 1.403 suara dari kecamatan lain di Boalemo, dan 63 suara dari Pohuwato.
Dukungan ini mengantarkannya ke kursi DPRD Provinsi Gorontalo.
Kasus Video Viral
Belum lama duduk sebagai wakil rakyat, Wahyudin terseret kasus usai videonya beredar luas di Facebook dan WhatsApp Group.
Dalam video yang direkam di dalam mobil SUV bersama seorang wanita, ia bercanda soal perjalanan ke Makassar yang disebutnya dibiayai negara.
Sambil tertawa, Wahyudin melontarkan kalimat: “Kita rampok ajah uang negara ini kan. Kita habiskan ajah, biar negara ini makin miskin.”
Pernyataan itu memicu gelombang kritik karena dinilai mencederai etika pejabat publik.
Tak hanya itu, dalam cuplikan video yang sama, ia juga menyebut istilah “hugel” (hubungan gelap), serta sesumbar akan menjabat hingga 2031.
Permintaan Maaf
Menanggapi viralnya video tersebut, Wahyudin menyampaikan permohonan maaf melalui akun Facebook pribadinya.
Ia mengakui pernyataannya salah dan tidak mencerminkan etika seorang anggota dewan.
“Apapun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak menunjukkan etika seorang pejabat publik. Saya menerima hujatan apapun karena ini murni kesalahan saya. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo, khususnya pendukung dan keluarga saya,” tulis Wahyudin.
Sedang Mabuk
Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo merampungkan pemeriksaan terhadap Wahyudin Moridu, Jumat malam (19/9/2025).
Fikram Salilama, Kepala BK memastikan kronologi kejadian viral itu langsung dengan Wahyudin.
Menurut Fikram, Wahyudin saat kejadian itu dalam kondisi tak sadar apa yang ia perbuat.
"Yang bersangkutan (Wahyudin) tidak tahu mengucapkan kata kata itu," kata Fikram.
Merasa janggal, Fikram pun mengaku mengejar penyebab hingga Wahyudin mengaku tak sadar mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati masyarakat tersebut.
Dalam video tersebut kata Fikram, pihaknya cukup jeli sehingga menemukan adanya botol minuman keras.
Dari situ, BK memperdalam apakah memang tak sadar mengucapkan kalimat dalam video lantaran mabuk minuman keras (miras).
"Kami kejar apakah saudara telah telah mengonsumis miras. Dia mengaku dari tadi malam (malam sebelum kejadian)," kata Fikram.
Dari pengakuan itu, rupanya terungkap jika Aleg PDIP itu saat video diambil dalam kondisi mabuk.
Sebab menurut Wahyudin, saat menuju Bandara Djlaluddin itu ia dalam masih dalam kondisi mabuk.
"Ini penyampaian beliau," katanya.
Sebetulnya kata Fikram, BK tak boleh membuka pengakuan ini kepada publik.
Namun karena Wahyudin mengizinkan keterangan itu diungkapkan ke publik, BK pun berani membuka keterangannya di konferensi pers malam tadi.
"Inti yang bersangkutan dia dalam kondisi tidak sadar, tidak mengetahu bahwa itu divideo," katanya.
(*)
| Wahyudin Moridu, Eks Anggota DPRD Gorontalo Resmi Diberhentikan Kemendagri, Masih Sempat Terima Gaji |
|
|---|
| Wahyudin Moridu Eks Anggota DPRD Gorontalo Rupanya Masih Sempat Terima Gaji usai Dipecat |
|
|---|
| Viral Ingin Rampok Negara, Eks Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Banting Setir Jualan Es Batu |
|
|---|
| Wahyudin Moridu dan Ahmad Sahroni, 2 Sopir Truk Berbeda Nasib di Dunia Politik |
|
|---|
| Satu Kursi DPRD Provinsi Gorontalo Kosong, Proses PAW Wahyudin Moridu Menunggu SK Mendagri |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.