Selasa, 17 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Mahasiswa KKN UNG Sulap Batok Kelapa Jadi Produk Ekonomi di Desa Permata Kabupaten Gorontalo

Mahasiswa KKN UNG di Desa Permata olah batok kelapa jadi produk kreatif ramah lingkungan bernilai ekonomi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Mahasiswa KKN UNG Sulap Batok Kelapa Jadi Produk Ekonomi di Desa Permata Kabupaten Gorontalo
UNG
BATOK KELAPA - Foto bersama mahasiswa KKN UNG di Desa Permata, Kabupaten Gorontalo bersama dosen pembimbing lapangan dan Kepala Desa 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Inovasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mulai membuka peluang baru bagi masyarakat Desa Permata, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Gorontalo. 

Melalui program pemberdayaan, mereka memperkenalkan cara mengolah batok kelapa menjadi produk kreatif bernilai jual.

Batok kelapa yang selama ini hanya dibuang atau dijadikan limbah, kini dilihat sebagai sumber ekonomi alternatif. 

Dengan pelatihan yang diberikan, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan kerajinan tangan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Trifandi Lasalewo, Dosen Pembimbing Lapangan menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di Desa permata itu sendiri bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok Kamis 11 September 2025: Cinta, Karier, Keuangan

Sesuai pengamatan di Desa Permata, pohon kelapa tumbuh cukup banyak dan menjadi salah satu potensi alam desa. 

Namun, batok kelapa yang melimpah justru sering terbuang begitu saja sebagai limbah, padahal jika dikelola dengan kreatif bisa diubah menjadi produk bernilai ekonomi.

Sehingga lahirlah program dari mahasiswa KKN UNG yang mengubah batok kelapa jadi produk yang memiliki nilai.

“Batok kelapa selama ini hanya dianggap sebagai limbah. Padahal, jika dikelola dengan sentuhan kreativitas, bisa menjadi produk bernilai ekonomi dan mendukung keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Trifandi juga berharap melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN dapat menumbuhkan keterampilan baru bagi masyarakat di Desa Permata.

Baca juga: HP Harga Rp2 Jutaan Bisa Wireless Charging, Cek spesifikasi Lengkap Milik Tecno Spark 40 Pro Plus

Selain mendorong kemandirian ekonomi, kegiatan ini juga dapat memperkuat kesadran soal pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak dan berkenjutan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan,” harapnya.

Kepala Desa Permata, Minggus Harun, optimistis kegiatan ini bisa menjadi pintu masuk berkembangnya usaha kecil berbasis potensi lokal. 

“Kalau masyarakat konsisten, produk dari batok kelapa bisa jadi ciri khas desa dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa KKN menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat agar lebih menghargai sumber daya sekitar. 

Baca juga: 400 Ribu Rumah Bakal Dapat Bantuan Renovasi di 2026, Fokus untuk Warga di Desa dan Daerah Pesisir

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 17 Maret 2026 (27 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:02
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved