Maulid Nabi di Gorontalo
500 Pezikir Meriahkan Maulid Nabi di Masjid Agung Gorontalo, Mayoritas dari Luar Daerah
Sebanyak 500 pezikir dari berbagai penjuru Gorontalo memadati Masjid Agung Baiturrahim dalam rangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2025-09-05_at_14_29_30jpgMAULID-NABI-Kondisi-perayaan-Maulid-Nabi-Muhammad-SAW.jpg)
Petugas dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP berjaga di beberapa titik untuk memastikan kelancaran acara.
Speaker masjid terus mengumumkan nomor barisan per gelombang.
Lansia didahulukan, anak-anak digandeng erat oleh orang tua, dan ibu-ibu tampak menenteng nampan bertudung kain.
Di tengah keramaian, para pezikir tetap duduk tenang, menunggu giliran mereka menerima walimah dan sadaka.
Tradisi Maulid Nabi di Gorontalo bukan hanya soal ritual, tetapi juga soal identitas.
Walimah menjadi simbol sosial dan spiritual yang menyatukan masyarakat lintas usia dan latar belakang. Dalam istilah lokal, perayaan ini berpijak pada prinsip “adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah.