Hari Raya Iduladha
Begini Cara Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat
Mendekati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, berburu hewan kurban terbaik mulai menjadi agenda utama umat Muslim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/641-Sapi-Kurban-Gorontalo-Utara-cv.jpg)
3. Pilih Tempat Penjualan yang Resmi dan Diawasi
Langkah paling aman untuk menjamin poin kesehatan di atas adalah dengan mendatangi lokasi penjualan resmi.
Masyarakat diimbau untuk membeli hewan kurban di lapak-lapak yang telah mendapatkan izin dan diawasi langsung oleh petugas kesehatan hewan dari pemerintah.
Hal ini meminimalkan risiko tertular penyakit zoonosis (penyakit hewan yang bisa menular ke manusia).
Baca juga: 11 Ribu KPM Dicoret Kemensos, Ini Cara Cek Penerima Bansos Mei 2026
4. Penuhi Kriteria Keabsahan Syariat (Bebas Cacat)
Dari sisi hukum Islam, hewan kurban wajib terbebas dari cacat fisik yang signifikan.
Hasudungan menguraikan bahwa hewan yang sah tidak boleh buta (meski hanya sebelah mata), tidak pincang, tidak patah tanduknya, tidak putus ekornya, serta tidak mengalami kerusakan parah pada daun telinganya.
5. Ketentuan Jenis Kelamin dan Kesempurnaan Organ
Sesuai syariat, hewan kurban diutamakan berjenis kelamin jantan dan tidak dikebiri.
Khusus untuk komoditas besar seperti sapi atau kerbau, pastikan hewan tersebut memiliki dua buah zakar yang lengkap dengan bentuk serta letak yang simetris.
6. Cek Batas Minimal Usia Hewan (Kupak Gigi)
Indikator usia menjadi syarat sah yang tidak boleh ditawar.
Cara paling akurat untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksa pertumbuhan giginya (kupak):
Kambing atau Domba: Minimal harus berusia di atas satu tahun, yang ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap.
Sapi atau Kerbau: Harus sudah berusia di atas dua tahun, yang juga dibuktikan dengan tanggalnya gigi susu dan tumbuhnya sepasang gigi tetap. (*)
Artikel ini telah tayang di KompasTV