Bansos 2026
Mudah Banget! Begini Cara Cek Bansos April 2026 Cuma Pakai NIK
Cek bansos April–Juni 2026 kini lebih mudah! Cukup pakai NIK, tanpa nama dan alamat, status penerima langsung bisa diketahui.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-memegang-handphone-Simak-cara-cek-status-bansos.jpg)
Ringkasan Berita:
- Cek bansos cukup dengan NIK lewat situs/aplikasi resmi Kemensos.
- Penerima ditentukan berdasarkan desil 1–4 sebagai prioritas utama.
- Bantuan sembako Rp600 ribu/triwulan, PKH disesuaikan kategori penerima.
- Saya lebih suka respons ini
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) kini menerapkan mekanisme baru dalam proses pengecekan penerima bantuan sosial (bansos) untuk Triwulan II periode April–Juni 2026.
Dalam sistem terbaru ini, masyarakat hanya perlu memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tanpa harus lagi melengkapi nama lengkap maupun alamat tempat tinggal.
Penyaluran bansos sendiri sudah mulai berjalan sejak 10 April 2026.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna mempercepat pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca juga: Bansos Tahap II 2026 Mulai Cair! Ini Jadwal PKH dan BPNT April–Juni
Perubahan status penerima dapat dilihat melalui keterangan pada program bantuan seperti sembako atau PKH.
“Tanda seseorang berhak menerima bansos adalah ketika status pada kolom program berubah dari ‘Tidak’ menjadi ‘Ya’, disertai keterangan periode penerimaan,” sebagaimana dijelaskan dalam sistem tersebut.
Untuk mengecek status bansos, masyarakat bisa mengakses situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos dengan memasukkan NIK.
Nantinya, sistem akan menampilkan data berupa nama, kategori desil, serta status penerimaan bantuan.
Baca juga: Cukup Masukkan NIK, Begini Cara Cek Status Bansos April 2026
Pengelompokan desil dalam sistem ini membagi keluarga di Indonesia ke dalam 10 tingkatan berdasarkan kondisi sosial ekonomi.
Penilaiannya mencakup berbagai indikator, seperti jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan aset.
“Setiap kelompok mewakili 10 persen populasi keluarga, dengan desil 1 sebagai yang paling tidak sejahtera,” mengutip laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Keluarga yang masuk dalam desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima bansos seperti PKH dan sembako.
Sementara itu, desil 5 masih berpeluang memperoleh bantuan kesehatan melalui program PBI-JK.
Bagi masyarakat yang merasa datanya belum sesuai, Kemensos memberikan ruang untuk mengajukan pembaruan data melalui aplikasi, kantor desa atau kelurahan, maupun dinas sosial setempat. Proses pembaruan ini akan dilakukan secara berkala oleh BPS.
Baca juga: Mudah! Ini Cek Desil dan Status Bansos PKH-BPNT 2026 via Handphone
Adapun nominal bantuan yang diberikan berbeda-beda.
Untuk program sembako, setiap keluarga memperoleh Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap triwulan.
Sedangkan bantuan PKH disalurkan sesuai kategori penerima, seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, dengan jumlah yang bervariasi.
Untuk PKH, besaran dana per triwulan terbagi berdasarkan kategori penerima:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000
- Ibu hamil atau nifas: Rp 750.000
- Anak usia 0-6 tahun: Rp 750.000
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp 600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000
- Pelajar SMA sederajat: Rp 500.000
- Pelajar SMP sederajat: Rp 375.000
- Pelajar SD sederajat: Rp 225.000
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.