Kasus MBG
Lagi-lagi Siswa dan Guru Diduga Alami Gejala Keracunan MBG, Menu Ayam Bau dan Jamur Mentah
Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wadah-Makan-Bergizi-Gratis-MBG.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 31 siswa dan 3 guru di SMPN 1 Kalikotes, Klaten, mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan program MBG.
- Korban mengeluhkan gejala seperti muntah, pusing, dan sakit perut, diduga akibat kualitas makanan yang tidak layak.
- Program MBG pun dihentikan sementara selama dua minggu untuk evaluasi.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.
Kali ini, peristiwa tersebut menimpa puluhan siswa di SMP Negeri 1 Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sebanyak 31 siswa bersama tiga orang guru dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi hidangan yang disediakan dalam program tersebut.
Gejala yang muncul beragam, mulai dari mual, muntah, pusing, hingga diare dan sakit perut.
Baca juga: Program MBG Disorot, Belanja Kendaraan dan Kaos Kaki Lebih Besar dari Anggaran Makanan
Beberapa korban bahkan harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Salah satu siswa berinisial R mengaku sempat menyantap menu yang disajikan sebelum akhirnya merasakan gejala tidak normal.
Ia menyebut hidangan berupa ayam dan jamur yang dikonsumsinya memiliki kualitas yang mencurigakan.
“Ayamnya bau, jamurnya juga seperti belum matang. Rasanya tidak enak,” ungkapnya.
Menurut pengakuannya, kondisi tubuh mulai terasa tidak nyaman setelah makanan habis dikonsumsi.
Ia kemudian mengalami pusing dan muntah, baik saat masih berada di sekolah maupun setelah pulang ke rumah.
Pihak sekolah melalui keterangan resmi menyampaikan bahwa total korban terdiri dari 31 siswa dan 3 guru.
Mereka mengalami keluhan kesehatan seperti mulas, mual, hingga muntah.
Sebagian korban telah menjalani pemeriksaan di klinik dan puskesmas.
Dari hasil observasi medis awal, satu orang guru disebut memiliki indikasi kuat mengalami keracunan makanan.
| Warga Gorontalo Kibarkan Bendera Negara Peserta Piala Dunia 2026, Ini Kata Kesbangpol |
|
|---|
| Breaking News: Peringatan Tsunami Dicabut BMKG, Ancaman Pascagempa M 7,7 Berakhir |
|
|---|
| Sirene Tsunami di Gorontalo Utara Sudah Dibunyikan, BPBD Pantau Situasi Secara Real Time |
|
|---|
| Heboh Siswa SD Gorontalo Panik Dengar Sirene Tsunami Pasca Gempa, Ini Kata BPBD |
|
|---|
| Update BMKG: Tsunami Terpantau di Talaud, Sitaro, Halmahera Barat, Gorontalo Masuk Wilayah Waspada! |
|
|---|