Lowongan Kerja
Komnas Perempuan Buka Rekrutmen, Ini Syarat dan Batas Waktu Pendaftaran
Komnas Perempuan buka rekrutmen hingga 15 April 2026. Posisi strategis untuk perempuan pejuang HAM dan isu kesetaraan gender.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/LOWONGAN-KERJA-masih-ada-77-juta-lowongan-kerja-di-Indonesia.jpg)
Ringkasan Berita:• Posisi Asisten Koordinator Advokasi Kebijakan Nasional level UU• Terbuka khusus untuk perempuan, termasuk kelompok minoritas• Syarat: pengalaman HAM, analisis kebijakan, hingga legal drafting
TRIBUNGORONTALO.COM --- Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) kembali membuka kesempatan berkarier bagi perempuan yang ingin terlibat langsung dalam perjuangan isu hak asasi manusia (HAM) dan kesetaraan gender.
Pada rekrutmen kali ini, posisi yang tersedia adalah Asisten Koordinator Analisis dan Advokasi Kebijakan Nasional tingkat undang-undang.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @komnasperempuan, peluang ini diperuntukkan khusus bagi perempuan dari beragam latar belakang, termasuk mereka yang berasal dari kelompok minoritas maupun yang selama ini termarjinalkan.
Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo 9 April 2026, BNI Life Butuh Area Sales Manager
Proses pendaftaran dibuka hingga 15 April 2026, dengan lokasi penempatan kerja di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.
Posisi tersebut berada di Divisi RHK dan memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya kebijakan nasional yang lebih berpihak pada perempuan, terutama dalam penanganan isu kekerasan berbasis gender.
Kandidat yang lolos seleksi nantinya diharapkan memiliki dedikasi tinggi terhadap isu hak asasi manusia (HAM), serta mampu membaca dan memahami dinamika politik, ekonomi, hingga sosial-budaya yang memengaruhi kehidupan perempuan.
Baca juga: Lowongan Kerja BCA 2026 Resmi Dibuka, Fresh Graduate hingga Profesional Bisa Daftar!
Kualifikasi Utama yang Harus Dipenuhi
Berikut beberapa syarat penting yang wajib diperhatikan oleh para calon pelamar:
- Komitmen dan pemahaman isu
- Memiliki komitmen kuat terhadap hak asasi manusia
- Memahami isu kekerasan berbasis gender dan perspektif keadilan bagi korban
Latar belakang pendidikan lulusan S1 dari bidang:
- Ilmu hukum
- Kebijakan publik
- Sosial dan politik
- HAM
- Studi perempuan dan gender
Pengalaman kerja
- Minimal 3 tahun di bidang HAM atau bidang relevan
- Berpengalaman dalam advokasi kebijakan berbasis HAM dan kesetaraan gender
- Kemampuan teknis
- Mampu melakukan analisis kebijakan
- Menguasai legal drafting
- Terampil menyusun rekomendasi perubahan kebijakan
Nilai Tambah yang Dicari
Selain syarat utama, ada beberapa poin yang menjadi keunggulan tambahan:
- Pernah bekerja dengan organisasi gerakan sosial seperti:
- Gerakan feminis
- Buruh
- Migran
- Masyarakat adat
- Nelayan atau petani
- Memahami teori hukum feminis dan implementasinya
- Memiliki kemampuan interpersonal yang baik serta mampu membangun jejaring lintas sektor
Berpengalaman dalam manajemen proyek, mulai dari:
- Perencanaan program
- Pengelolaan anggaran
- Monitoring dan evaluasi
Lokasi, Kode Posisi, dan Batas Waktu
Berikut detail administratif yang perlu dicatat:
Posisi: Asisten Koordinator Analisis dan Advokasi Kebijakan Nasional Level UU
Kode posisi: 06-ASKOR-UU/RHK-2026
Lokasi kerja: Menteng, Jakarta Pusat
Batas pendaftaran: 15 April 2026
Link pendaftaran: bit.ly/RekrutmenAskorUURHK
(*)