Jumat, 20 Maret 2026

Berita Nasional

Presiden Prabowo Minta Laporan BPI Danantara Jujur, Tak Sekadar Menyenangkan Hati

Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya saat menegur Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Presiden Prabowo Minta Laporan BPI Danantara Jujur, Tak Sekadar Menyenangkan Hati
Tribunnews.com
NATAL 2025 - Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengucapkan selamat Natal dan tahun baru. 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menegur Menteri Rosan Roeslani agar tidak menyusun laporan yang hanya menyenangkan pimpinan.
  • Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam laporan karena pemerintahan yang baik harus berani menghadapi kesulitan.
  • Meski begitu, Prabowo memuji kinerja Danantara setelah satu tahun pengelolaan yang dianggap berhasil.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya saat menegur Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani.

Teguran itu agar Rosan tidak menyusun laporan asal-asalan hanya untuk menyenangkan dirinya.

Cerita itu disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan mengenai siapa yang dianggap membuat “laporan asal bapak senang” pada Tasyakuran 1 Tahun Danantara.

“Karena itu kemarin waktu di Danantara, laporan pertama, Pak satu tahun (Danantara) hasilnya bagus, begini, begini, begini,” ujar Prabowo dalam tayangan Youtube Presiden Prabowo Menjawab, Jumat (20/3/2026).

Baca juga: Pemuda 19 Tahun Pimpin 2.000 Jemaah Muhammadiyah di Masjid Baitur Rahmah

Ia menegaskan langsung kepada Rosan: “Saya kejar dia, you (Rosan Roeslani) laporan benar nggak, you jangan nyenengin saya, ini saya pegang loh, saya ini bertanggung jawab atas Danantara.”

Prabowo menekankan bahwa dirinya tidak menginginkan laporan yang sekadar menyenangkan hati pimpinan, karena menurutnya, pemerintahan yang baik tidak takut menghadapi kesulitan.

“Kalau pemimpin yang unggul liat kesulitan, harus dikejar kesulitan, trust to the problem,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah memberikan peringatan keras kepada para menteri agar tidak menyampaikan laporan palsu atau sekadar menyenangkan hati pimpinan.

“Jangan main-main lagi dengan saya, laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” ungkapnya pada acara Tasyakuran ke-1 Danantara Indonesia, Rabu (11/3/2026).

Meski begitu, Prabowo mengapresiasi laporan mengenai kinerja Danantara yang dianggap positif meski baru berusia satu tahun.

“Kita bersyukur manajemen satu tahun ini sudah membuktikan, bahwa dengan manajemen yang baik, pengelolaan yang baik, terutama dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan, saya dapat laporan, mudah-mudahan di laporan benar,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved