Ramadan 2026
Jadwal Imsakiyah Kota Gorontalo Besok Minggu, 22 Februari 2026, Ramadan 1447 H
Jadwal Imsakiyah Kota Gorontalo Minggu, 22 Februari 2026, lengkap dengan waktu sahur, subuh, dzuhur, asar, maghrib, dan isya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-makan-sahur-bareng.jpg)
Gunakan waktu imsak sekitar 10 menit sebelum Subuh sebagai panduan sahur.
Baca juga: Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak
Doa Niat Berpuasa
Bacaan niat puasa Ramadan:
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya: "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Tips Menjalani Puasa untuk Menenangkan Jiwa
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga dapat menjadi momen untuk menenangkan hati dan pikiran.
Dengan fokus yang tepat, bulan Ramadan menjadi kesempatan bagi seseorang untuk melakukan “detoksifikasi psikologis,” yaitu penataan ulang pola pikir, emosi, dan kebiasaan mental yang selama ini penuh dengan distraksi dan tekanan hidup.
Psikiater Lahargo Kembaren menjelaskan, ada beberapa strategi sederhana yang bisa diterapkan agar kesehatan jiwa tetap terjaga dan batin terasa lebih tenteram.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa maupun intermittent fasting dapat membantu menstabilkan mood, meningkatkan kontrol diri, dan memperkuat rasa makna dalam hidup.
Dengan membatasi asupan makanan secara sadar, tubuh dan pikiran dilatih untuk fokus, sabar, dan reflektif.
Baca juga: Harga Daging Mulai Naik di Pasar Sentral Kota Gorontalo saat Ramadan
1. Belajar Menenangkan Reaksi Batin
Salah satu cara sederhana adalah latihan pernapasan perlahan saat emosi mulai memuncak, atau menunda respons terhadap pesan dan konflik hingga perasaan lebih stabil.
“Puasa melatih hati untuk merespons dengan sadar, bukan sekadar bereaksi,” kata Lahargo Kembaren di Jakarta, Kamis (19/2).
2. Memperkuat Makna dan Harapan
Puasa sering diiringi ibadah yang lebih rutin seperti doa, salat, membaca Al-Qur’an, dan refleksi diri.
Dalam psikologi dikenal sebagai spiritual coping, yaitu penggunaan nilai-nilai spiritual untuk menghadapi tekanan hidup.