Ramadan 2026
Masuk Hari ke-3 Ramadan, Ini Amalan dan Keutamaan yang Sayang Dilewatkan
Hari ketiga Ramadan 1447 H, ini fadhilah puasa, janji ampunan dosa, serta doa dan niat yang dianjurkan untuk meraih keberkahan.
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa ini mencerminkan esensi Ramadan sebagai bulan ampunan dan penyucian diri.
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk membersihkan hati dari dosa.
Para ulama menjelaskan bahwa tidak ada doa tertentu yang diwajibkan khusus pada malam Ramadan.
Setiap Muslim dapat memanjatkan doa kebaikan sesuai kebutuhan masing-masing, seperti doa memohon kesehatan agar kuat berpuasa, doa agar khusyuk dalam salat tarawih, serta doa agar Ramadan menjadi sarana perbaikan diri.
Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk memperbanyak doa sepanjang Ramadan.
Dalam hadis sahih disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan ibadah malam di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Ini menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk bermunajat dan memperbanyak istigfar.
Bacaan Niat Puasa Ramadan 1447 H
Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim dijelaskan bahwa sebenarnya tidak ada kewajiban melafalkan niat puasa.
Imam Nawawi rahimahullah berkata, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".
Meski demikian, sebagian kalangan tetap membiasakan melafalkan niat sebagai bentuk penegasan hati.
Berikut bacaan niat puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-muslim-berdoa-Simak-amalan-hari-Jumat.jpg)