Rabu, 4 Maret 2026

Ramadan 2026

Prediksi Hari Pertama Ramadan 2026, Perhitungan Astromi Hilal Sulit Terlihat Tanggal 17 Februari

Penentuan kapan umat Islam memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah masih menunggu keputusan resmi pemerintah.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Prediksi Hari Pertama Ramadan 2026, Perhitungan Astromi Hilal Sulit Terlihat Tanggal 17 Februari
TribunGorontalo.com
FOTO STOK -- Tim pemantau hilal BMKG Gorontalo sedang mengamati hilal di atap pos Polairud Gorontalo, Kamis (20/4/2023). 

Ringkasan Berita:
  • Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah akan diputuskan melalui sidang isbat pemerintah setelah pengamatan hilal dilakukan di puluhan titik Indonesia. 
  • Data astronomi menunjukkan hilal belum memungkinkan terlihat pada 17 Februari, namun berpotensi muncul sehari setelahnya. 
  • Hasil pemantauan lapangan dan perhitungan ilmiah akan menjadi penentu resmi awal puasa.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Penentuan kapan umat Islam memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah masih menunggu keputusan resmi pemerintah.

Proses tersebut akan diputuskan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sidang dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026 dan dipimpin langsung Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Forum ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan organisasi masyarakat Islam, pakar astronomi, ahli falak, hingga lembaga negara yang berkaitan dengan pengamatan hilal.

Tahapan sidang mencakup pemaparan data hisab, penyampaian hasil rukyat dari berbagai daerah, serta musyawarah untuk menetapkan awal bulan Hijriah secara resmi.

Pengamatan Hilal Dilakukan di Puluhan Titik Indonesia

Untuk mendukung proses penetapan awal Ramadan, pengamatan bulan sabit pertama atau rukyatul hilal dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyiapkan 37 titik observasi yang digunakan untuk memantau kemunculan hilal pada 17 hingga 18 Februari 2026.

Pengamatan dilakukan saat matahari terbenam dengan memanfaatkan teleskop serta perangkat observasi astronomi lainnya.

Baca juga: Jadwal Belajar Anak Sekolah dan Ketentuan Lengkap Libur Ramadan 1447 Hijriah

Selain pengamatan langsung, proses ini juga dipadukan dengan metode perhitungan posisi bulan dan matahari guna memperoleh hasil yang lebih akurat.

Data hasil pemantauan dari berbagai daerah nantinya dihimpun sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat.

Kondisi Hilal 17 Februari Belum Memenuhi Syarat Visibilitas

Berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal pada 17 Februari 2026 masih belum memungkinkan untuk diamati dari wilayah Indonesia.

Tinggi hilal di seluruh wilayah masih berada di bawah garis cakrawala.

Parameter astronomi menunjukkan posisi hilal berkisar antara minus 2,41 derajat di Jayapura hingga minus 0,93 derajat di Tua Pejat.

Selain itu, elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari juga masih berada pada kisaran 0,94 derajat hingga 1,89 derajat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved