Kamis, 5 Maret 2026

Ramadan

Muhammadiyah Mulai Puasa 18 Februari, Kapan Awal Ramadan 2026 Versi Pemerintah?

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan bahwa awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Muhammadiyah Mulai Puasa 18 Februari, Kapan Awal Ramadan 2026 Versi Pemerintah?
Dok. TribunGorontalo.com
PENENTUAN RAMADAN -- Tim pemantau hilal BMKG Gorontalo sedang mengamati hilal di atap pos Polairud Gorontalo, Kamis (20/4/2023). Simak jadwal penentuan 1 Ramadan 2026. 

Tahap pertama dimulai dengan pemaparan posisi hilal secara astronomis oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag. Di sesi ini, para ahli falak akan menyajikan data angka dan grafik mengenai potensi keberadaan bulan sabit muda di seluruh cakrawala Indonesia.

Tahap kedua adalah proses verifikasi lapangan. Pada tahap ini, laporan dari sekitar 96 titik pemantauan hilal di seluruh pelosok Indonesia akan dikumpulkan dan dianalisis secara mendalam.

Para petugas di lapangan, mulai dari Aceh hingga Papua, akan melaporkan apakah mereka berhasil melihat hilal dengan mata telanjang atau bantuan teleskop canggih, ataukah pandangan mereka terhalang cuaca.

Tahap ketiga adalah musyawarah tertutup yang melibatkan para ulama, tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, serta perwakilan negara-negara sahabat. Di sini, data hisab dan laporan rukyat akan ditimbang secara saksama.

Jika data hisab dan laporan rukyat saling menguatkan, maka keputusan akan diambil secara mufakat. Namun, jika ada perbedaan antara hitungan dan penglihatan, para ulama akan berijtihad berdasarkan kaidah fikih yang berlaku.

Hasil akhir dari musyawarah tersebut kemudian akan diumumkan kepada publik melalui konferensi pers yang disiarkan secara nasional. Momen inilah yang selalu dinanti-nantikan oleh jutaan umat Islam di depan layar kaca.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menekankan bahwa transparansi adalah prioritas utama. Pemerintah ingin memastikan penetapan awal ibadah ini dilakukan secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tantangan Astronomis: Posisi Hilal di Bawah Ufuk

Berdasarkan perhitungan teknis, ijtimak atau konjungsi menjelang Ramadan 1447 H diprediksi terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 19.01 WIB. Waktu ini sangat krusial bagi para pengamat falak.

Namun, terdapat catatan astronomis yang cukup menantang pada tanggal tersebut. Saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal dilaporkan masih berada di bawah ufuk atau dalam posisi minus.

Ketinggian hilal diprediksi berkisar antara -2° 24 menit hingga -0° 58 menit. Angka negatif ini menunjukkan bahwa bulan sudah tenggelam lebih dulu atau berada di bawah garis cakrawala saat matahari terbenam.

Selain itu, sudut elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari juga masih sangat kecil, yakni di bawah 2 derajat. Hal ini jauh dari syarat minimal visibilitas hilal yang disepakati secara regional.

Angka-angka ini memberikan indikasi kuat bahwa secara teoretis, hilal mustahil untuk dilihat pada sore hari tanggal 17 Februari. Inilah yang memicu potensi perbedaan awal puasa dengan kelompok Muhammadiyah yang menggunakan metode Wujudul Hilal.

Sesuai kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), ketinggian hilal minimal harus mencapai 3 derajat agar bisa dianggap masuk bulan baru. Jika posisi masih minus, maka bulan berjalan (Syakban) harus digenapkan.

Kondisi inilah yang membuat prediksi awal puasa Pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, satu hari lebih lambat daripada ketetapan Muhammadiyah.

Persiapan Rukyatul Hilal di Gorontalo

RUKYATUL HILAL -- Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo diambil Desember 2025. Gedung ini bakal jadi lokasi pengamatan hilal pada 17 Februari 2026 nanti untuk penentuan Ramadan 1447 H.
RUKYATUL HILAL -- Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo diambil Desember 2025. Gedung ini bakal jadi lokasi pengamatan hilal pada 17 Februari 2026 nanti untuk penentuan Ramadan 1447 H. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Meski data hisab menunjukkan posisi hilal yang sulit, proses rukyatul hilal tetap dijalankan secara serentak di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Gorontalo.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved