Imlek 2026
Mengapa Barongsai Identik dengan Imlek? Ini Penjelasan Sejarahnya
Imlek 2026 identik dengan barongsai. Ternyata, tarian singa ini punya sejarah panjang dan makna keberuntungan mendalam.
Ringkasan Berita:
- Barongsai adalah tarian tradisional Tiongkok yang sarat simbol perlindungan, rezeki, dan kebahagiaan.
- Berasal dari inspirasi singa mitologis dan berkembang sejak era dinasti kuno.
- Dipentaskan saat Imlek untuk mengusir energi buruk dan menyambut tahun baru penuh harapan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Dunia akan menyambut Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.
Dalam kalender lunar, Imlek bukan sekadar pergantian tahun, tetapi momentum penting yang sarat makna harapan baru, keberuntungan, serta doa untuk kemakmuran.
Baca juga: Horoskop Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok Selasa 17 Februari 2026: Cinta, Karier, Uang, Kesehatan
Di Indonesia, suasana Imlek identik dengan dominasi warna merah, pembagian angpao, serta pertunjukan barongsai yang selalu dinantikan.
Lebih dari sekadar hiburan, barongsai memiliki sejarah panjang dan filosofi mendalam yang melekat pada setiap gerakannya.
Baca juga: Jelang Ramadan 1447 H, Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair, Cek Status Anda di Sini
Apa Itu Barongsai?
Barongsai merupakan seni pertunjukan tradisional Tiongkok yang menampilkan tarian menyerupai singa.
Kostumnya berwarna cerah dan biasanya dimainkan oleh dua orang.
Satu pemain mengendalikan bagian kepala dan kaki depan, sementara pemain lainnya mengatur bagian tubuh dan kaki belakang.
Keduanya harus bergerak kompak agar “singa” tampak hidup, mulai dari meloncat, mengangguk, hingga menampilkan ekspresi gagah atau jenaka.
Pertunjukan ini diiringi musik khas berupa tabuhan gendang, simbal, dan gong. Irama gendang menentukan tempo gerakan, sedangkan bunyi simbal dan gong memperkuat suasana dramatis.
Kombinasi gerak enerjik dan suara lantang dipercaya mampu membangkitkan energi positif sekaligus mengusir hal-hal buruk.
Baca juga: Jelang Tahun Baru Imlek 2577, Kelenteng Tulus Harapan Kita Gorontalo Dihiasi Lampion
Asal-usul dan Perkembangan Barongsai
Menariknya, singa bukan hewan asli Tiongkok. Dalam budaya Tionghoa, singa lebih dikenal sebagai makhluk simbolis, mirip naga.
Masyarakat Tiongkok kuno mengenal singa melalui jalur perdagangan, termasuk Jalur Sutra.
Bentuk dan gerakan hewan ini kemudian menginspirasi lahirnya tari singa pada masa Periode Tiga Kerajaan (220–280 M).
Seiring berkembangnya ajaran Buddhisme pada era Dinasti Utara dan Selatan, kesenian ini semakin populer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Persiapan-barongsai-666888.jpg)