Rabu, 25 Maret 2026

Berita Nasional

Pramono Tinjau Pembersihan Saluran di Cipinang Melayu, Akui Tak Mau Masuk Gorong-gorong

Gubernur DKI Jakarta Pramono memilih tidak turun langsung ke dalam gorong-gorong saat meninjau kegiatan kerja bakti pembersihan saluran

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pramono Tinjau Pembersihan Saluran di Cipinang Melayu, Akui Tak Mau Masuk Gorong-gorong
TribunGorontalo.com/TRIBUN
GORONG-GORONG -- Gubernur DKI Jakarta Pramono meninjau kerja bakti pembersihan saluran air di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bersama Ketua PMI Jusuf Kalla. Ia menyatakan memilih fokus pada pengawasan dan kebijakan, bukan turun langsung ke dalam gorong-gorong. Kegiatan bersih-bersih massal ini melibatkan lebih dari 171 ribu petugas gabungan untuk mendukung upaya pencegahan banjir di Jakarta. 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono meninjau kerja bakti pembersihan saluran air di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bersama Ketua PMI Jusuf Kalla. 
  • Ia menyatakan memilih fokus pada pengawasan dan kebijakan, bukan turun langsung ke dalam gorong-gorong. 
  • Kegiatan bersih-bersih massal ini melibatkan lebih dari 171 ribu petugas gabungan untuk mendukung upaya pencegahan banjir di Jakarta.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gubernur DKI Jakarta Pramono memilih tidak turun langsung ke dalam gorong-gorong saat meninjau kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK).

Saat berada di lokasi, Pramono mengungkapkan sempat melontarkan candaan kepada JK mengenai kebiasaan pemimpin yang turun langsung ke gorong-gorong.

Baca juga: Proyeksi Harga Emas Dunia Melonjak, Bisa Sentuh Rp3 Jutaan per Gram

Ia menyebut dirinya dan JK memiliki latar belakang teknokratis sehingga lebih fokus pada pengambilan kebijakan dan pengawasan pekerjaan di lapangan.

“Saya sempat bercanda dengan Pak JK. Kami ini dibesarkan dalam dunia teknokrasi. Jadi mungkin kami tidak masuk gorong-gorong, tapi bekerja lewat pemikiran dan perencanaan,” kata Pramono di sela kegiatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat berdiri di samping JK yang terlihat tersenyum menanggapi candaan tersebut.

Aktivitas meninjau gorong-gorong sendiri sebelumnya kerap dikaitkan dengan gaya kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang dikenal sering turun langsung ke saluran air saat melakukan blusukan.

Pramono bersama JK tiba di lokasi kerja bakti sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca juga: 2 Nenek Tunanetra di Gorontalo Mengeluh Bansos Terhenti, Lurah Padebuolo Duga Ulah Oknum Aparat

Setibanya di lokasi, Pramono mengenakan kaus polo, jaket ringan berwarna krem, topi hitam, serta kacamata. Ia kemudian menyapa warga serta petugas yang sudah lebih dahulu berada di area kegiatan.

Peninjauan dilanjutkan dengan berjalan menyusuri jalan lingkungan permukiman sambil mengamati proses pembersihan saluran air dan pengangkutan sampah.

Sejumlah petugas terlihat membersihkan sampah di sisi jalan, sementara petugas lain memasukkan sampah ke dalam karung sebelum diangkut menggunakan kendaraan operasional.

Pramono juga beberapa kali berhenti untuk berbincang dengan warga serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Ia turut mengamati langsung proses pengerukan sedimen lumpur di dalam saluran air yang sebelumnya menghambat aliran air.

Petugas di lapangan terlihat menggunakan sekop untuk mengangkat endapan lumpur dari dalam saluran.

Beberapa unit truk pengangkut sampah turut disiagakan untuk membawa hasil pembersihan dari lokasi kerja bakti.

Dalam kesempatan itu, Pramono menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih lingkungan dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Jakarta.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat.

Ia menyebut kerja bakti massal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam rapat koordinasi nasional.

Namun, menurut Pramono, kegiatan serupa memang sudah menjadi bagian dari program rutin Pemprov DKI Jakarta.

“Ini juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam rakornas, tetapi untuk Jakarta kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Pramono menyampaikan bahwa kerja bakti besar-besaran tersebut melibatkan sebanyak 171.134 petugas gabungan.

Mereka berasal dari unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PMI, TNI, Polri, serta berbagai elemen lainnya.

Selain melibatkan tenaga kerja, pemerintah juga mengerahkan sejumlah peralatan berat untuk mempercepat proses pembersihan.

Sebanyak 60 unit ekskavator diturunkan untuk mengeruk sedimentasi di saluran air.

Sementara itu, 144 dump truck disiapkan untuk mengangkut sampah yang dikumpulkan dari 66 titik lokasi kerja bakti yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Khusus di wilayah Jakarta Timur, kegiatan difokuskan di kawasan permukiman RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar.

Wilayah ini diketahui sering terdampak banjir akibat luapan Kali Ciliwung.

Pramono juga mengapresiasi peran PMI dalam kegiatan tersebut.

Ia menyebut organisasi kemanusiaan itu turut memberikan dukungan berupa perlengkapan kerja bagi petugas di lapangan.

“PMI Pusat menjadi salah satu penggagas kegiatan ini. Mereka memberikan bantuan berupa alat kerja seperti cangkul, sekop, gerobak, dan karung,” kata Pramono.

 (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved