Berita Nasional
Dilaporkan Warga ke Propam, Kapolsek di NTT Dicopot Gara-gara Dugaan Pembiaran Judi
Jabatan Kapolsek Bola, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Iptu I Made Utama dicopot setelah muncul dugaan pembiaran praktik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/POLSEK-BOLA-Potret-markas-polisi-sektor-Bola-Kabupaten-Sika-Nusa-Tenggara-Timur-NTT.jpg)
Ia kini dipindahkan menjadi perwira pertama (Pama) di Polres Sikka sejak 5 Februari 2026.
Versi Kapolsek: Mengaku Sudah Mendatangi Lokasi
Menanggapi laporan tersebut, Iptu I Made Utama sebelumnya telah memberikan klarifikasi.
Ia menyebut saat menerima laporan dari GL, dirinya sedang berada di kantor.
Menurut Made, ia sempat mempersilakan pelapor untuk duduk dan menyampaikan laporan secara rinci, namun GL memilih meninggalkan kantor.
“Saya persilakan duduk, tetapi dia tidak mau duduk,” kata Made.
Ia menuturkan, setelah menyelesaikan aktivitasnya, dirinya bersama seorang anggota langsung menuju lokasi pasar menggunakan sepeda motor.
Namun saat tiba di lokasi, aktivitas perjudian disebut telah bubar.
“Ketika hampir sampai pasar, para pelaku sudah membubarkan diri,” ujarnya.
Made juga mengaku sempat memberikan imbauan kepada warga yang berada di lokasi agar tidak melakukan praktik perjudian.
“Saya tidak membiarkan mereka, saya bubarkan mereka,” katanya.
Proses Pemeriksaan Masih Berjalan
Hingga kini, Propam Polres Sikka masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta dugaan pelanggaran yang terjadi.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena praktik perjudian disebut berlangsung tidak jauh dari kantor kepolisian setempat.
Polsek Bola merupakan kepolisian sektor yang berada di wilayah administratif Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wilayah ini terletak di bagian barat Kabupaten Sikka dan berada sekitar 35 hingga 45 kilometer dari Kota Maumere yang merupakan ibu kota kabupaten sekaligus pusat pemerintahan daerah.
Perjalanan dari Maumere menuju Kecamatan Bola umumnya ditempuh sekitar satu jam melalui jalur darat.
Polsek Bola melayani keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Bola, termasuk kawasan Pasar Bola yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga setempat.
Wilayah tersebut juga berada tidak terlalu jauh dari Bandara Frans Seda Maumere, dengan jarak perjalanan darat sekitar 40 hingga 50 kilometer. (*)